Densus 88 Dalami Kasus Penyerangan Polisi Di Lamongan

oleh -183 views

sergap TKP – SURABAYA

Terkait kasus penyerangan dengan ketapel terhadap Bripka AA, anggota Polisi Satuan Lalu Lintas (Lantas) dan pengerusakan Pos Polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang terjadi pada Selasa (20/11/2018) dini hari, Tim Densus 88 saat ini telah mengambil alih penanganan serta mendalami motif kasus tersebut.

“Tadi pagi, Wakapolda telah turun ke TKP (Tempat Kejadian Peristiwa) dan berkoordinasi dengan Satgas Densus 88. Sore ini kasus akan diambil alih Densus 88 karena disinyalir pelaku ini berkaitan dengan kelompok radikal,” kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, usai menjenguk korban di RS Bhayangkara Polda Jatim. Selasa (20/11/2018) sore.

Menurut Kapolda, pasca kejadian pihaknya juga telah berhasil mengamankan dua pelaku serta mengamankan barang bukti berupa ketapel dan kelereng serta buku-buku yang berhubungan dengan kelompok-kelompok radikal.

“Alhamdulillah pelaku sudah berhasil ditangkap. Sudah ada titik terang jaringannya, Kami akan terus melakukan penyelidikan kasus ini dan akan terus kembangkan guna membuat terang penyelidikan. Nanti akan kita laporkan perkembangannya,” ujar Luki Hermawan.

Kapolda menambahkan, Dua pelaku yang berhasil diamankan salah satunya berinisial ER dan MSA, Pelaku (ER) merupakan pecatan anggota Polri ditahun 2004 sedangkan MSA merupakan warga sipil. ER sebelumnya merupakan oknum anggota Polri di Sidoarjo dan ditahan dilapas Sidoarjo karena terseret kasus pembunuhan guru ngaji.

“Pelaku (ER) ditahan dilapas Sidoarjo terseret kasus pembunuhan guru ngaji. Selama di Lapas Sidoarjo ER ini berkoordinasi dengan beberapa kelompok, dan saat ini masih kita dalami. Sedangkan, satu pelaku lagi (MSA) merupakan warga sipil dan juga residivis,” terang Luki.

Perlu diketahui, pada Selasa (20/11/2018) dini hari telah terjadi penyerangan dengan ketapel terhadap Bripka AA, anggota Polisi Satuan Lalu Lintas (Lantas) dan pengerusakan Pos Polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL). Akibat kejadian tersebut, Bripka AA mengalami luka robek di bagian bola matanya dan harus menjalani operasi di RS Bhayangkara Polda Jatim.

“Alhamdulillah baru selesai dioperasi, mohon doanya supaya cepat pulih,” pungkas Luki.

Tinggalkan Balasan