Diduga Terlibat Penyerangan, 27 Orang Pemuda Diamankan Polisi

oleh -186 views

sergap TKP – JAYAPURA

Sebanyak 27 orang pemuda warga di Kabupaten Merauke, Papua, pada Sabtu (24/11/2018) petang, terpaksa diamankan lantaran diduga melakukan penyerang terhadap anggota Polres Merauke. Minggu (25/11/2018).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M Kamal mengatakan, Peristiwa penyerangan terhadap anggota Polres Merauke ini bermula saat petugas mendatangi tempat kejadian perkara terkait adanya informasi penyerangan terhadap pelaku penculikan anak di Jalan Maluku, Kompleks Belakang RSUD Merauke.

“Atas informasi tersebut, Kabag Polres Merauke AKP Leonardo Yoga, bersama 8 anggota, mendatangi tempat kejadian. Setibanya di tempat kejadian Leonardo langsung menemui warga guna menanyakan permasalahan penyerangan tersebut.” ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol A.M Kamal dalam keterangan pers. Minggu (25/11/2018).

Namun, tiba-tiba datang massa sebanyak kurang lebih 40 orang yang diduga dipengaruh minuman keras membawa senjata tajam berupa parang, kampak, besi, balok, panah dan sebagian ada yang melakukan provokasi dan mengatakan polisi bekerjasama dengan penculik.

“Massa meminta polisi untuk mundur dan kembali. Kabag Ops mencoba menenangkan massa, namun tidak berhasil. Akhirnya anggota mundur, namun massa sudah tidak bisa dikendalikan kemudian menyerang petugas dan kendaraan dinas Kabag Ops Polres Merauke secara brutal,” terang Kombes Pol A.M Kamal.

Karena situasi semakin memanas, akhirnya terpaksa di datangkan bantuan personil dari Mapolres Merauke.

Meskipun bantuan telah didatangkan, Massa di lokasi kejadian ternyata justru malah melakukan penyerangan dengan cara melempar batu, katapel dan menyerang petugas dengan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, mobil Kabag Ops rusak dan lima orang anggota Polres mengalami luka-luka, yakni AKP Leonardus Kabag Ops (mengalami luka gores di pipi sebelah kanan), Bripda Ansar ( luka gores di pergelangan tangan kanan), Bripda Toni Givaru (luka robek di kepala), Bripda Matias Nauce (luka memar pada rusuk kanan) dan Bripda Erik Rivaldo W (bengkak di pergelangan tangan).

Sedangkan korban dari pihak masyarakat sipil yakni, Melkiar Jebo (20), menderita luka-luka di bagian dada kiri, dan Bade Basius (20), luka dibagian kepala.

Situasi di lokasi kejadian akhirnya berangsur mereda, setelah polisi beberapa kali melakukan tembakan peringatan ke atas dan mengamankan puluhan pemuda yang diduga terlibat penyerangan.

Usai kejadian, korban yang terluka langsung dibawa ke RSUD Merauke, sementara puluhan pemuda yang diamankan karena diduga terlibat penyerangan langsung dibawa ke mapolres guna dimintai keterangan.

“Untuk korban sudah langsung dibawa ke RSUD Merauke guna menjalani perawatan, sementara 27 pemuda yang diamankan, masih diperiksa intensif di Mapolres Merauke,” jelas Kamal.

 

Tinggalkan Balasan