Kapolda Jatim Beri Penghargaan Kepada Bripka Andreas

oleh -149 views

sergap TKP – SURABAYA

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Luki Hermawan, secara simbolis memberikan penghargaan kepada Bripka Andreas anggota Satlantas Polsek Paciran, Lamongan. Jum’at (30/11/2018).

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kapolda Jatim, atas usaha dan upaya serta keberanian Bripka Andreas saat menangkap pelaku penyerangan pos polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL) pada Selasa 20 November 2018 dini hari.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, Bripka Andreas patut mendapat penghargaan, karena saat berdinas, mengetahui ada masyarakat yang tidak dikenal melakukan penyerangan, Bripka Andreas langsung melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku, meskipun saat itu anggota Polsek Paciran tersebut dalam keadaan terluka akibat diserang pelaku.

“Ini luar biasa, anggota kami dari jajaran Polda, walaupun dalam keadaan terluka mengejar dan menangkap pelaku,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto saat penyerahan secara simbolis penghargaan dan tali asih kepada Bripka Andreas di Mapolda Jatim. Jum’at (30/11/2018).

“Saya selaku Kapolda Jatim mengucapkan banyak terimakasih atas keberanian Bripka Andreas,“ ujar Irjen Pol Luki Hermawan.

Pada acara penyerahan penghargaan  tersebut, hadir seluruh pejabat utama Polda Jatim dan 39 Kapolres jajaran Polda Jatim Penghargaan dan kemudian dilanjutkan kegiatan Gelar Opsnal Polda Jatim dalam rangka Anev Sitlamtibmas November 2018

Perlu diketahui, pos polisi di Wisata Bahari Lamongan (WBL) pada Selasa 20 November 2018 dini hari, dilempar batu oleh orang tak dikenal, mengetahui kejadian tersebut, Bripka Andreas kemudian mengejar pelaku.

Saat melakukan pengejaran, Pelaku yang akhirnya diketahui berinisial ER (35) berboncengan dengan rekannya berinisial MSA (17) ketika sampai di Pasar belimbing , tiba-tiba menghadang Bripka Andreas dan kemudian menyerang dengan menggunakan ketapel. Akibatnya, Mata kanan Bripka Andreas terluka.

Meskipun dalam keadaan terluka, Bripka Andreas tetap melakukan pengejaran dengan menabrakkan motornya ke motor pelaku. Sehingga pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek Brondong.

Berdasarkan hasil pengembangan penyelidikan, Kedua pelaku yang diduga masuk jaringan kelompok radikal tersebut, saat ini dalam penanganan Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Tinggalkan Balasan