Satgas Anti Mafia Bola Periksa Vigit Waluyo di Mapolda Jatim

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Satgas Anti Mafia Bola terus mendalami peran Vigit Waluyo yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (14/1/2019) lalu. Untuk itu saat ini yang bersangkutan telah dijemput dari Lapas Sidoarjo ke Mapolda Jatim guna menjalani pemeriksaan.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera yang menyebut pemeriksaan tersebut sendiri akan dipimpin langsung oleh Wasatgas Anti Mafia Bola Brigjen Pol Khrisna Murti. 

“Hari ini datang Wasatgas Bapak Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Krishna Murti ke Polda Jatim untuk koordinasi dalam rangka Satgas Mafia Bola yang ramai,” kata Kabid Humas Polda di Mapolda Jatim, Kamis (24/1/2019).

Kabid menerangkan bahwa saat ini Wasatgas Anti Mafia Bola tengah memeriksa sejumlah pihak terkait di Ditreskrimum Polda Jatim. “Beliau nanti sedang memeriksa beberapa orang. Setelah selesai nanti beliau juga akan menyampaikan hasilnya. Saat ini masih pelaksanaan,” imbuhnya.

Selain itu, perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya tersebut juga menjelaskan bahwa pihaknya akan menuntaskan kasus terkait mafia bola di Jatim ini secara transparan

“Ini akan dituntaskan semua dengan yang berkaitan dengan mafia bola di Jatim. Sedang diperiksa di Polda Jatim dan berlangsung. Beliau menyampaikan bahwa pemeriksaan ini akan dilaksanakan secara transparansi dan akan disampaikan setelah selesai,” paparnya.

Sementara itu, Brigjen Krisna Murti sendiri menjelaskan bahwa pihaknya telah memiliki sejumlah data untuk mengungkap kasus tersebut termasuk dengan menetapkan Vigit Waluyo (VW) sebagai tersangka.

“Kita menemukan hal hal yang diperlukan untuk mengungkap jaringan jaringan yang merusak persepakbolaan Indonesia dan saudara VW telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas, yang bersangkutan hari ini diperiksa,” jelasnya.

Untuk itu pihaknya juga sudah melakukan konfirmasi dengan sejumlah pihak terkait dalam pemeriksaan tersebut. “Proses pemeriksaan kita sudah berkonfirmasi dengan Kemenkumham, Dirjen Lapas, dan juga kita minta diperiksa di Polda Jatim,” ujar Krisna Murti.

Perwira tinggi Polri yang sempat menangani kasus “Kopi Sianida” dan aksi bom bunuh diri di Sarinah tersebut juga sedikit memberi bocoran terkait data yang dimiliki pihaknya, dimana salah satunya terkait Liga 2.

“Kita sudah sudah punya banyak data untuk membongkar saat ini kisi-kisinya Liga 2, banyak sekali data yang kita punya terkait apa yang terjadi di Liga 2,” ungkap jenderal polisi bintang satu tersebut.

Tinggalkan Balasan