Penumpang Kereta Api Daop 8 Surabaya meningkat 22 persen

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya selama H-10 sampai H-4 Lebaran tahun ini mengalami kenaikan kenaikan sebesar 22 persen dibandingkan tahun 2018 lalu.

“Secara akumulatif dari H-10 sampai H-4 di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ada kenaikan sebesar 22 persen dibandingkan dengan tahun yang lalu,” ungkap Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto, Senin (3/6/2019).

Bahkan sampai hari ini (H-2) kondisi penumpang di wilayah Daop 8 Surabaya tercatat masih cukup ramai. “Perlu kami informasikan untuk H-2, kondisi penumpang di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya masih terbilang ramai untuk saat ini diprediksi sebanyak 23.800 penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya,” ujarnya.

Bahkan pihaknya juga memprediksi akan terjadi tiga kali puncak angkutan di Daop 8 selama arus mudik lebaran 2019 ini. “Untuk prediksi puncak angkutan penumpang di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dalam masa angkutan lebaran ini akan terjadi tiga kali dari H-10 sampai H+10,” jelas Suprapto.

Lebih lanjut, Suprapto merincikan puncak angkutan tersebut telah terjadi pada H-4 (1/6) lalu dan akan kembali terjadi pada Lebaran kedua (6/6) dan H+3 lebaran (8/6). “Dengan angka masing-masing tiap hari berkisar sampai dengan 25.000 penumpang,” imbuhnya.

Lonjakan hingga 25.000 penumpang tersebut diprediksi hanya akan terjadi di tiga hari spesial tersebut saja. “Jadi ritmenya untuk H-7 sampai H+6 rata rata penumpang di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mencapai angka 22.000 sampai 23.000, hanya di tiga hari spesial yang mengalami lonjakan sampai dengan 25.000,” ungkapnya.

Sementara itu guna mengantisipasi masih tingginya animo masyarakat menggunakan jasa layanan kereta api di Daop 8 Surabaya, pihaknya juga telah menambahkan 9 perjalanan kereta api.

“Kita dari pihak PT KAI Daop 8 pada lebaran ini mengoprasionalkan total ada 9 perjalanan kereta api tambahan plus 83 kereta api reguler. Jadi total ada 92 perjalanan kereta api untuk jarak jauh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan