Polda Jatim Klarifikasi Penyebab Tewasnya Pelaku Penyelundupan 11,5 Kg Sabu

oleh -40 views

sergap TKP – SURABAYA

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan  penyelundupan narkotika jenis sabu asal Malaysia seberat 11,5 kilogram yang dikemas dalam 10 galon cat.

Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pelaku Peter Kristiono yang ditangkap di kediamannya di Perum Permata Taman Palem Blok A5/ 16, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, telah meninggal dunia.

Pihaknya menegaskan meninggalnya Peter bukan karena di tembak petugas melainkan akibat tertabrak mobil bermuatan daging saat yang bersangkutan berusaha kabur dari petugas yang hendak membawanya ke Mapolda Jatim.

“Ini berhasil diungkap dikembangkan di Jakarta di perumahan. Saat pelaku dibawa ke Jatim, isi bensin di salah satu POM pelaku melarikan diri dan ditabrak truk pembawa daging tanggal 3 Juli,” ungkap Kapolda di Mapolda Jatim, Selasa (9/7/2019).

Naas bagi pelaku, nyawa tak tertolong kendati petugas telah melarikannya ke rumah sakit. “Dibawa ke RS, akhirnya tanggal 4 Juli meninggal dan sudah dibawa keluarganya,” imbuh Irjen Luki.

Jenderal dengan dua bintang dipundaknya tersebut menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari pelaku yang telah ditangkap di beberapa daerah di Jatim.

“Total sabunya 11,5 kilogram dibagi jadi 10 bungkus. Awalnya, Oktober Ditnarkoba menangkap 2,5 kilogram, perkembangan bulan Maret ada yang meninggal di Madura beratnya 5 kilogram. Hasil pengembangan itu, tanggal 3 Juli berhasil mengungkap lagi 11,5 kilogram yang dimasukkan di dalam kaleng cat,” terangnya.

Barang haram asal Malaysia, dikirim menggunakan kapal ekspedisi, setelah sebelumnya menggunakan pesawat. “Yang Maret itu pake ekspedisi, ini juga. Ini ada lagi pengembangan, nanti akan kami sampaikan,” tambah Luki.

Saat ini pihaknya masih bergerak di salah satu tempat. Selain itu barang bukti tersebut akan dikirim ke wilayah Madura, ada salah satu tempat yang kami jadikan target.

Tinggalkan Balasan