Kasus Dugaan Suap Restitusi Pajak PT WAE, KPK Periksa Tiga Orang Saksi

oleh -1 views

sergap TKP – JAKARTA

Terkait kasus dugaan suap restitusi pajak PT Wahan Auto Ekamarga (WAE), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang untuk diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka M. Naim Fahmi.

“Darwin Maspolim, Yul Dirga, dan Hadi Sutrisno dipanggil sebagai saksi untuk tersangka MNF (M. Naim Fahmi),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan. Jumat (16/08/2019).

Sebelumnya, pada kasus yang sama KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka pemberi dan penerima suap.

Kelima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu yakni, Darwin Maspolim (Pemberi suap), dan Yul Dirga (Penerima suap), Hadi Sutrisno (Penerima suap), Ketua Tim Pemeriksa Pajak PT WAE Jumari (Penerima suap), serta anggota Tim Pemeriksa Pajak PT WAE M. Naim Fahmi (Penerima suap).

Tersangka Darwin selaku pemilik saham PT WAE diduga kuat memberi suap sebesar Rp. 1,8 miliar untuk Yul, Hadi, Jumari, dan M. Naim agar menyetujui pengajuan testitusi pajak PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp. 5,03 miliar dan tahun pajak 2016 sebesar Rp. 2,7 miliar.

Sebagai pemberi suap, Darwin dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5ayat (1) huruf b UU Nomor 3` Tahun 1999 sebagimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Sementera penerima suap, Hadi, Yul, Jumari dan M. Naif disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b Subsider Pasal 11 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke – 1 Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Perlu diketahui, PT WAE merupakan authorized dealer untuk kendaraan premium dengan merk Jaguar, Land Rover dan Bentley.

Tinggalkan Balasan