Lenis Kogoya, “Tangkap Provokator dan Dalang Kerusuhan Antara Mahasiswa Papua Dengan Warga”

oleh -5 views

sergap TKP – JAKARTA

Staf Khusus Presiden sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, Lenis Kogoya, meminta aparat penegak hukum segera untuk menangkap provokator maupun dalang kerusuhan antara mahasiswa Papua dengan warga yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

“Kami ingin tahu oknum siapa? Terus siapa yang di belakang itu. Itu harus dicek, nanti kalau dibiarkan, maka ke depan akan terjadi yang sama lagi. Kalau kita susah-susah urus ke depan terjadi lagi, provokator lagi. Kami ingin tahu siapa yang di belakangnya dia. Itu harus, pihak kepolisian saya minta harus cari,” kata Lenis Kogoya saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Lenis juga meminta agar masyarakat di Papua untuk tidak terpancing provokasi sehingga melakukan tindakan-tindakan kekerasan serta, menghimbau agar  kembali tenang sehingga bisa beraktivitas seperti biasanya.

“Saya sudah larang hari ini Papua tidak boleh ada kekerasan. Saya sudah tangani kepala suku dan tangani tidak boleh lagi masyarakat ribut nanti lihat mudah-mudahan tidak akan ribut lagi di Papua,” ujar Lenis Kogoya.

Menurut Lenis, agar persoalan yang terjadi ini bisa segera selesai apabila polisi tidak hanya menangkap pelaku penyebar video hoaks antara mahasiswa Papua dengan warga di Jawa Timur. Tetapi pihak kepolisian harus juga bisa menangkap dalang utama di balik kerusuhan tersebut.

“Jangan kita tangkap ujung kepalanya tapi ekornya kita belum pegang. Ya, Jadi dua-duanya harus jalan. Kita ini negara hukum dan juga kami butuh dihargai, kami ini belajar. Adik-adik saya saya minta jangan ganggu di Makassar kah, di Surabaya kah, di Jakarta kah. Di mana-mana saja,” terang  Lenis.

“Saya kepala suku ada di negara ini. Saya dampingi Pak Presiden. Saya minta dengan hormat rakyat Indonesia tidak ada perbedaan tidak ada perbedaan hitam putih warna tapi kita satu, kita anak bangsa yang sama wajib kita menjaga negeri kita ini tercinta,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan