Polda Jatim Terus Dalami Kasus Ujaran Rasis di AMP

oleh -57 views

sergap TKP – SURABAYA

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus mendalami kasus ujaran rasis yang terjadi Asrama Mahasiswa Papua (AMP), Jl. Kalasan Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan dalam kasus ini fokus penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya telah dibagi menjadi dua. “Dimana kasus ini dipecah menjadi dua, yaitu kasus bendera dan kasus yang inti (rasis. Red),” ujarnya di Gedung Grahadi, Senin (26/8/2019).

Lebih lanjut Luki menjelaskan awal mula kedua kasus ini sendiri berawal dari kasus bendera yang ditangani oleh Polrestabes Surabaya. “Kasus awal sebelum terjadi masalah yang lain, dimana kasus bendera ini di tangani oleh Polrestabes,” ujarnya.

Dalam kasus ini pihaknya memeriksa 64 orang yang terdiri dari 42 mahasiswa dan 22 orang lainnya merupakan masyarakat dan ormas yang terkait masalah pengerusakan bendera.

“Ini kita masih mendalami kasus benderanya sedangkan untuk kasus berikutnya masih kita pilah pilah yaitu kasus yang ditangani di Polda terkait masalah ujaran kebencian dan masalah rasis,” terang Irjen Luki.

Pada Sabtu (24/8) lalu pihaknya telah memeriksa 9 orang dari ormas, beberapa kecamatan, dan masyarakat setempat. “Hari ini ada tujuh sedang di periksa, sama dari ormas, kita lihat hasil penyidikkan hari ini kalau ada perkembangan, dan mengarah kemana nanti kita akan sampaikan,” tutup Jenderal Polisi bintang dua tersebut.

Tinggalkan Balasan