Asrama Mahasiswa Papua Surabaya Diduga Dilempari Ular Oleh Orang Tidak Dikenal

oleh -5 views

sergap TKP – SURABAYA

Pasca insiden ujaran rasisme yang terjadi di depan Asrama Mahasiswa Papua (AMP) beberapa waktu yang lalu, Asrama yang ada di Jalan Kalasan, Surabaya tersebut diduga mendapatkan teror dari orang tidak dikenal.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Yoab Orlando, salah seorang penghuni AMP yang mengaku pagi tadi sekitar pukul 04.19 WIB, memerima teror berupa pelemparan beberapa ekor ular.

“Pagi tadi saat masih gelap, ada empat orang berpakaian preman berhenti di depan asrama, mereka masukan ular, ada tiga ekor itu di dalam karung terbuka,” ungkap Yoab Orlando seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Penghuni asrama tersebut mengaku ular yang dilempar tersebut berjumlah tiga ekor. “Di dalam karung itu satu ekor, itu besar sekali, terus kalau tiganya itu di dalam kain, baru dilempar langsung ke dalam. Kainnya tidak diikat keras, langsung ularnya tercerai itu,” akunya.

Yoab juga mengaku saat kejadian, pihaknya telah berupaya mengejar pelaku. “Anak-anak sempat kejar, tapi lari. Mereka sempat jatuhkan teropong. Mereka berpakaian preman, empat orang dengan dua motor, tapi saya tidak tahu motor apa, dia lari lebih dulu,” ungkapnya.

Ia mengaku teror yang dialami penghuni asrama kali ini bukanlah yang pertama, sebab sebelumnya juga sempat terjadi teror dimana ada aksi pelemparan cat oleh orang tak dikenal dan perusakan spanduk yang di pasang penghuni asrama.

Hal yang terjadi tersebut juga merupakan alasan kenapa parapenghuni asrama saat ini cukup menutup diri, selain itu trauma akibat insiden ujaran rasis dan rusuh di Papua juga diakui Yoab sebagai penyebab penghuni asrama tertutup kepada siapapun.

Tinggalkan Balasan