Mengenal Kombes Pol Budi Heryadi Perwira Kalem Yang Penuh Prestasi

oleh -2 views

sergap TKP – SURABAYA

Kombes Pol dr. Budi Heryadi, S.ST. (MK) merupakan sosok pria yang kalem dengan berbagai prestasi selama menjabat sebagai Kabid Dokkes Polda Jatim selama tiga tahun lima bulan.

Salah satu prestasinya selama menjabat Kabid Dokkes adalah pembangunan serta akreditasi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di seluruh Jawa Timur. Tidak hanya itu, selama  kepemimpinannya telah banyak peningkatan terkait fasilitas dan sarana prasarana guna memenuhi pelayanan bagi masyarakat.

“RS Bhayangkara di Surabaya, Kediri, Lumajang, Bondowoso, Bojonegoro, Batu, Watukosek, semua sudah dibangun dan diberikan fasilitas lebih baik. Jadi setiap ada pelayanan bisa langsung ditangani tanpa harus dirujuk di Surabaya,” ungkap Kombes Budi Heriyadi, Rabu (18/9/2019).

Bahkan saat ini di setiap RS Bhayangkara telah dilengkapi dengan fasilitas canggih seperti alat MRI (Magnetic Resonance Imaging) untuk pemeriksaan dengan teknik pengambilan gambar detail organ dari berbagai sudut yang menggunakan medan magnet dan gelombang radio.

Tidak cukup hanya dengan alat MRI, setiap RS Bhayangkara kini juga dilengkapi fasilitas berupa CT Scan untuk menggabungkan serangkaian gambar X-ray yang diambil dari berbagai sisi di sekitar tubuh pasien.

“Dengan fasilitas MRI dan CT Scan, maka operasi bisa dilakukan tanpa harus rujuk ke Surabaya. Semua sudah bisa diatasi di daerah. Secara fisik, bangunan RS Bhayangkara dan Poliklinik juga sudah diperbaiki. Sebagian direnovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya,” terangnya.

Peran vital Kombes Pol Budi sebagai Kabid Dokkes dalam berbagai peristiwa penting, seperti identifikasi korban meninggal dunia pada insiden ledakan bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja dan Mapolrestabes Surabaya pada Mei 2018 silam.

“Identifikasi korban bom gereja menjadi pengalaman terbaik selama saya menjabat Kabid Dokkes. Walau sulit dan melelahkan, namun tim dari Polda Jatim sanggup menyelesaikan tugas dengan baik hingga menuntaskan penyerahan jenazah pada keluarga korban. Termasuk peristiwa kapal tenggelam, kami juga bantu identifikasi korban,” ujar Budi Heryadi.

Berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) juga menjadi agenda rutin yang digelar Bid Dokkes Polda Jatim yang juga bisa diperoleh masyarakat Jawa Timur secara cuma cuma seperti saat peringatan HUT Bhayangkara.

“Kalau baksos rutin kami gelar. Setahun bisa tiga kali. Mulai dari operasi katarak, bibir sumbing, pengobatan umum, donor darah, hingga pap smear. Semua kali gelar dan diikuti masyarakat se-Jatim secara gratis seperti saat HUT Bhayangkara,” ucapnya.

Budi Heryadi akan segera menempati jabatan baru sebagai Kabagopsnalmed Pusdokkes Polri. Ia akan bertukar posisi jabatan dengan Kombes Pol Triawan Marsudi yang akan menjadi Kabid Dokkes Polda Jatim sesuai dengan telegram Kapolri nomor : ST/2316/IX/KEP/2019.

Pria kelahiran 1965 tersebut mengaku masih ada harapan yang belum terwujud selama dirinya menjabat sebagai Kabid Dokkes, yaitu pembangunan RS Bhayangkara di Pamekasan dan pemenuhan kuota jumlah dokter spesialis di setiap RS Bhayangkara.

“Kalau RS di Pamekasan sudah kami ajukan ke Mabes Polri. Semoga segera terealisasi karena di wilayah Madura belum ada RS Bhayangkara. Hanya poliklinik saja, sehingga untuk penanganan masih harus dirujuk ke RS Bhayangkara Polda di Surabaya,” ungkapnya.

Terkait jumlah dokter spesialis, sampai saat ini masih dibawah 50 persen dari yang dibutuhkan. “Kalau 50 persen masih belum, khususnya dokter spesialis. Kemarin penerimaan baik PNS atau anggota juga masih sedikit yang lolos untuk dokter dan perawat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan