Polda Jatim Imbau Veronica Koman Penuhi Panggilan Penyidik

oleh -6 views

sergap TKP – SURABAYA

Tersangka kasus Hoax Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Surabaya, Veronica Koman sampai saat ini belum merespon panggilan, penyidik Polda Jatim pasca dilayangkannya surat pemanggilan yang pertama.

Untuk itu Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengimbau aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut untuk segera memenuhi panggilan kedua yang telah dilayangkan Polda Jatim dan dijadwalkan berlangsung pada 13 September 2019.

“Kami kirim ke dua alamat rumah di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Hubinter juga akan mengirimkan surat kepada alamat yang ada di luar negeri melalui KBRI. Kita sudah temukan alamatnya,” kata Kapolda di Mapolda Jatim Surabaya, Selasa (10/9).

Bahkan untuk pemanggilan kali ini pihak Polda Jatim juga akan memberikan toleransi sampai minggu depan mengingat yang bersangkutan tengah berada di luar negeri.

“Waktunya kalau dilihat dari surat yang kami layangkan itu sekitar tanggal 13 September 2019. Tapi karena jauh, kami bisa beri toleransi mungkin sampai minggu depan,” ungkapnya.

Apabila Veronica tidak kunjung memenuhi panggilan, maka pihak kepolisian bisa saja memasukannya kedalam daftar pencarian orang (DPO) ataupun nantinya lebih parah dengan mengeluarkan red notice.

“Semoga tidak sampai keluar red notice. Kalau sampai keluar red notice yang bersangkutan ini akan tidak bisa ke luar berpergian kemana-mana lagi. Kan ada 190an negara yang saat ini sudah bekerja sama dengan kita. Ini akan menghambat aktivitas yang bersangkutan sebagai pegiat HAM,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan