Polres Bogor Bekuk Pelaku Pembunuhan Siswa SMK di Gunung Putri

oleh -3 views

sergap TKP – BOGOR

Satreskrim Polres Bogor akhirnya berhasil membekuk pelaku pembunuhan siswa SMK di Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky Pastika mengatakan, Pelaku bersama kawannya, ditangkap setelah sebelumnya sempat menjadi buron selama 10 (sepuluh) hari.

“Hasil olah TKP dan keterangan saksi dilokasi, Korban diketahui identitasnya A (17). Kami lalu buru pelaku. Akhirnya kami tangkap pelaku J alias O (17) dan menjadi tersangka bersama kawannya. Keduanya merupakan warga Gunung Putri,” kata AKBP Andi M Dicky Pastika di Mapolres Bogor. Senin, (2/9/2019).

Kapolres menjelaskan, peristiwa pembunuhan itu bermula perkelahian maut yang terjadi pada 22 Agustus 2019 sekitar pukul 19.30 WIB di depan PT Vaksindo di Kampung Baru, RT 01/08 Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Korban yang merupakan pelajar SMK di Bogor ini, sebelumnya melakukan komunikasi dengan pelaku via WA terkait tantangan duel satu lawan satu.

Atas tantangan tersebut, Pelaku yang juga masih berstatus pelajar SMK ini kemudian bertemu di Wanaherang. Korban datang ke TKP diantar Y dan D. Mereka menumpang satu motor. Sedangkan pelaku dengan inisial J diantar tiga rekannya C, I dan D.

Saat bertemu dilokasi, tambahnya, korban dan pelaku lalu terlibat duel satu lawan satu dan melengkapi diri dengan senjata tajam.

Duel saling serang dengan senjata tajam ini, berlangsung seru dan menegangkan. Serangan pelaku, korban berusaha menangkis. Beberapa kali ia lolos serangan. Namun saat serangan berikutnya, korban menangkis serangan clurit dengan tangan dan ia terkena sabetan di tangan kanan.

“Dalam kondisi berdarah, stamina korban melemah. Serangan clurit berikutnya mengenai paha kanan dan kepala korban hingga ia terjatuh. Saat korban dalam kondisi kritis, pelaku bersama rekan-rekannya kabur.

Rekan korban yang ketakutan juga kabur.Korban akhirnya meninggal dunia dilokasi hingga akhirnya ditemukan warga,” terang AKBP Andi M Dicky Pastika .

Sedangkan pelaku bersama rekannya akhirnya berhasil ditangkap bersama barang bukti berupa, 1 buah Celurit besar dan 3 buah HP.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Para tersangka pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP.” tegas AKBP Andi M Dicky Pastika.

Tinggalkan Balasan