Terlibat Peredaran Narkotika Jaringan Lapas, Pasutri Dibekuk BNNK Surabaya

oleh -17 views

sergap TKP – SURABAYA

Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang cleaning service dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya, ketiganya dibekuk lantaran terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang dikendalikan oleh jaringan Lapas Madiun.

Kepala BNNK Surabaya AKBP Kartono menjelaskan ketiga tersangka yang dibekuk pihaknya tersebut, yaitu pasutri Dimas (19) warga Surabaya dan Desi (20) warga Blitar, serta Rizal (19) warga asal Tuban.

Lebih lanjut Kartono menjelaskan ketiga tersangka ditangkap di rumah kos Jalan Asempayung, Sukolilo, Surabaya saat hendak mengantarkan pesanan paket sabu seberat 7,8 gram.

“Petugas kami melakukan penyamaran untuk memancing pelaku. Kami lakukan undercover buy. Saat para tersangka mengantar barang, petugas kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan,” jelasnya, Senin (2/9/2019).

Dalam penggeledahan tersebut didapati barang bukti 15 poket kecil narkotika jenis sabu seberat 7,8 gram, beberapa pipet kaca, plastik klip dan 4 poket sabu dengan berat total 7,38 gram yang belum dipecah menjadi paket siap edar.

Dalam kasus ini sistem yang diterapkan adalah sistem ranjau dari seorang bandar di Lapas Madiun. Mereka juga menyewa sebuah kamar kos di kawasan Medokan Surabaya yang digunakan sebagai safe house.

“Pelaku DM ini yang pesan, lalu DS ini yang melakukan pembayaran dan RZ ini yang mengambil barang ranjauan,” tandas AKBP Kartono.

Tinggalkan Balasan