Forkompimda Jatim Gelar Doa Bersama Minta Diturunkan Hujan

oleh -11 views

sergap TKP – SURABAYA

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Jawa Timur (Forkopimda Jatim) mengajak masyarakat Jawa Timur shalat Istisqa yang juga dikenal sebagai shalat minta hujan karena kemarau panjang .

“Ini adalah munajat dan doa masyarakat Jatim untuk memohon kepada Allah untuk menurunkan hujan yang membawa berkah bagi Jatim,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Mapolda Jatim usai salat Istisqa, Minggu (6/10/2019).

Khofifah menjelaskan shalat untuk minta hujan ini adalah proses yang disediakan oleh agama Islam ketika dalam keadaan kekeringan maka proses mohon segera diturunkan hujan yang memberi berkah.

“Itulah formatnya dalam salat istisqa salat ini memang saya kan di tanah lapang jadi saya rasa ini menjadi bagian kebersamaan kita masyarakat,” jelasnya.

Hujan tersebut diharapkan bisa turun dan membawa berkah bagi daerah-daerah yang masih mengalami kemarau hingga kebakaran hutan dan lahan di beberapa titik.

Pada kesempatan yang sama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan selain meminta diturunkan hujan, doa ini juga diharapkan bisa membantu Indonesia dalam menagani segala permasalahan yang dan keadaan kembali kondusif.

“Mudah-mudahan Indonesia semakin damai dan permasalahan-permasalahan yang ada disini di Papua di tempat mana mana yang bergejolak dan di Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan permasalahan bisa selesai,” harapnya.

Ia juga berharap nantinya, pelantikan pasangan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih bisa berjalan lancar dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Untuk diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jatim memprediksi hujan baru akan turun secara merata di Jatim bulan November nanti, dan puncak musim hujan akan terjadi pada bulan Januari 2020.

Tinggalkan Balasan