Polisi Buru Pemasok Sajam Ke Geng All Star

oleh -

sergap TKP – SURABAYA 

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya terus memburu pemasok senjata tajam (sajam) ke geng All Star yang sebelumnya telah digerebek di markas mereka di Taman Mundu, Tambaksari, Surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan penggerebekan yang dilakukan pihaknya tersebut bermula ketika pihaknya mendapat informasi adanya ajakan untuk menyerang markas geng Kampung Jawara di Simo Pomahan, Sukomanunggal.

Alhasil dalam penggerebekan tersebut pihak Polrestabes turut mengamankan belasan remaja yang diketahui dari patroli siber, menerima ajakan membuat senjata tajam yang hendak digunakan untuk menyerang markas geng Kampung Jawara. 

Lebih lanjut Sudamiran menjelaskan bahwa salah seorang tersangka berinisial DI (16), warga Tambaksari mengajak para anggota geng tersebut untuk membuat senjata dengan menggalang dana melalui grup WA (Whatsapp).

“Kami amankan tersangka di rumahnya. Kami juga sita bahan seng yang hendak dijadikan sajam itu,” jelas Sudamiran di dampingi Kanit PPA AKP Ruth.

Beruntung tindakan cepat dari Polrestabes Surabaya ini mampu mencegah seng tadi dibawa tersangka ke daerah Waru, Sidoarjo untuk dijadikan berbagai senjata yang kemungkinan dilakukan di bengkel las.

Tersangka sendiri tidak mampu berbuat banyak saat diamankan petugas di rumahnya. “Tersangka kami amankan, dan kami lakukan wajib lapor karena masih dibawah umur,” imbuhnya.

Untuk mencegah semakin banyaknya aksi serupa, Kasat Reskrim juga mengimbau kepada para orang tua untuk melarang anaknya mengikuti kumpulan geng tersebut dengan mengecek ponsel anak-anaknya.

“Mereka mengaku hanya ikut-ikutan saja. Grup WA yang harus diwaspadai karena kebanyakan mereka terhubung satu sama lain dalam grup tersebut. Awasi ponsel anak, jangan sampai mereka ikut-ikutan geng ini,” terangnya.

Sementata itu pada kesempatan yang sama Kanit Jatanras Iptu Giadi Nugraha juga menambahkan jika saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya.

Sebab rencannya senjata-senjata tersebut nantinya akan dibagikan ke masing-masing anggota geng. “Rencananya hendak dibagikan. Ada satu temannya lagi namun masih kami kejar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan