Diduga Memeras, Dua Oknum Polisi di Laporkan ke Propam

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Dua orang oknum penyidik Kepolisan Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dilaporkan atas kasus dugaan pemerasan ke Propam (Profesi dan Pengamanan), Selasa (5/11).

Pemerasan tersebut dilaporkan oleh empat orang tua tersangka yang kasusnya tengah ditangani penyidik Polda Jatim, yang diketahui berinisial A dan R yang mengaku dimintai Rp 500 juta agar anaknya bisa di bebaskan.

Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum keduanya, Yuyun Pramesti yang menyebut kedua oknum polisi tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap orang tua tersangka agar kasus itu bisa diselesaikan secara damai.

“Terkait dengan masalah dugaan penyuapan atau pemerasan itu, jadi ada sebuah dialog terhadap semua orang tua dari tersangka jadi dialog itu mengarahkan supaya perkara ini diselesaikan dengan jalan berdamai, dengan adanya uang damai,” jelasnya.

Yuyun menjelaskan kedua oknum anggota meminta uang sekitar Rp 400-500 juta. “Saat itu ada yang berkisar Rp 500 sampai Rp 400 juta, itu pernyataan dari orang-orang yang berdialog dengan penyidik untuk supaya kasusnya tidak berlanjut,” ujarnya.

Dugaan pemerasan itu sendiri dijelaskannya terjadi di ruangan Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. “Pengakuan dari orang tua itu mereka di ruang subdit V Cyber Polda Jatim,” terangnya.

Namun pada saat itu para orang tua ini tidak menuruti permintaan sejumlah uang tersebut. “Tidak ada karena memang terus terang mereka tidak mampu untuk itu,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan