Selama 2019, Polda Jatim Pecat 37 Polisi

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Selama tahun 2019, setidaknya sudah ada 37 anggota Polda Jatim yang diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat. Para personel yang dipecat tersebut umumnya adalah mereka yang mangkir dari tugas sampai terjerat kasus hukum.

“Paling banyak disersi, kedua karena masalah narkoba,” jelas Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol Nazirwan Adji Wibowo saat ditemui di ruangannnya, Rabu (2/1).

Kombes Nazirwan Adji menyebut pihaknya telah mengajukan 38 SKEP dimana sudah turun dan ditandatangani 37. Selain itu 28 anggota juga sudah diterima Polres dan diserahkan ke pihak keluarga.

“Jadi untuk total anggota atau personel Polri Polda Jatim keseluruhan itu mendapatkan hukuman atau punishment(hukuman) berupa Pemberhentian Tidak Hormat (PTDH),” paparnya.

Adji menjelaskan di tahun 2019 terdapat peningkatan jumlah Kasus yang menjerat anggota kepolisian. Hal ini menurutnya juga sebagai bukti bahwa Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan tidak main-main dan bakal menindak tegas pelanggaran atau pidana yang dilakukan personelnya.

“Bapak Kapolda tidak main-main ini, tindakan tegas dilakukan, hal itu merugikan dan merusak nama baik institusi kepolisian,” tegas Alumnus Akpol angkatan 1994 tersebut.

Adji mengungkapkan bahwa banyaknya anggota yang melalukan pelanggaran kode etik profesi ini sebenarnya sudah terjadi bahkan sebelum tahun 2019. Hal tersebut karena banyak perkara yang menggantung di tahun-tahun sebelumnya.

“Kita lihat menggantung dan itu saya kira membawa pengaruh signifikan kepada motivasi anggota, mereka yang bermasalah baik itu menyangkut disiplin kode etik atau pidana itu harus segera diselesaikan supaya yang lain yang kerja baik yang motivasi tinggi juga bisa merasakan bahwa mereka bekerja mendapatkan reward dan kalau melanggar mendapat punishment,” tegas Kombes Nazirwan Adji.

Tinggalkan Balasan