Kasus Positif Meningkat, Khofifah Minta RS Lapangan Covid-19 Segera Dibuka

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Jawa Timur kian bertambah, sejumlah langkah juga telah ditempuh oleh pemerintah setempat guna menanggulangi hal tersebut.

Setelah sebelumnya dilakukan penambahan kapasaitas bed hingga ventilator di berbagai rumah sakit rujukan, kali ini, Gubernur Jatim, meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Jatim dan meminta RS itu segera beroperasi.

RS Lapangan Covid-19 sendiri memiliki total kapasitas mencapai 200 pasien yang dapat dimaksimalkan mencapai 500 pasien. RS ini sendiri rencananya bakal diperuntukkan bagi pasien positif dengan kategori ringan.

RS Lapangan Covid-19 Jatim ini berlokasi di Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Jl. Indrapura no. 17 Surabaya.

“Yang kita ingin bahwa yang di RS rujukan itu yang kondisi berat, yang ringan dan sedang seyogyanya kita siapkan di rumah sakit lapangan seperti sekarang. Kalau total dengan ekstensifikasi kamar-kamar itu semua, bisa sampai 500 bed,” ungkapnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa melalui pembagian seperti ini, daya tampung di rumah sakit rujukan akan semakin besar dan pada saat yang sama, semakin banyak juga pasien-pasien yang bisa ditampung untuk dilakukan perawatan.

Kendati diperuntukkan untuk pasien kategori ringan, kelengkapan alat medis, keamanan dan keselamatan tenaga medis tetap menjadi prioritas. Hingga hari ini telah disiapkan 4 buah ventilator dan ribuan APD telah disiapkan di dalam RS Lapangan.

Selain itu disiapkan pula tenaga kesehatan dan keluarganya, telah disiapkan pula kamar-kamar khusus di area RS Lapangan tersebut. “Kita siapkan juga ICU, Ventilator, hingga sarana pemulasaraan di belakang juga kita siapkan,” tambahnya.

Gubernur juga telah menyatakan bahwa pasien sudah bisa dirawat di RS Darurat tersebut. Sehingga apabila ada pasien postif pihaknya telah siap dan mereka dapat di rawat di RS tersebut.

“Insya Allah kalau besok sudah ada pasien, sudah siap,” ungkap Dirut RSUD dr. Soetomo,
dr. Joni, yang juga mendampingi kunjungan Gubernur.

RS Darurat ini dibangun dengan dua basis utama, yaitu gedung dan tenda. Satu gedung utama tengah dalam persiapan sedangkan lima ruangan berbasis tenda telah rampung pengerjaannya.

Kelima tenda tersebut nantinya akan dibagi peruntukannya yaitu, tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi.

Tinggalkan Balasan