Polres Cimahi Amankan Penjual Miras Oplosan

oleh -

sergap TKP – CIMAHI

Kedapatan memproduksi dan menjual minuman keras oplosan bermerek, Seorang pria berinisial AL (51) warga Desa Tagog Apu RT. 01/RW. 05 Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat di amankan polisi.

“Pelaku diamankan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi pada hari Jumat tanggal 29 Mei 2020 sekitar pukul 14.00 WIB.” Kata Kapolres Cimahi AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Sabtu (30/5/2020).

Penangkapan terhadap AL tersebut merupakan pengembangan terkait dengan adanya peristiwa korban meninggal dunia karena minuman keras oplosan tanggal 28 Mei 2020 di Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

“Penyelidikanpun dilakukan dengan cara menyamar sebagai pembeli dengan cara pembayaran dilakukan melalui transfer, sedang barang dapat diambil ditempat yang sudah ditentukan. Akhirnya Satnakorba berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuat dan penjual miras oplosan ini,” terang AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kasat Narkoba Polres Cimahi AKP Andri Alam Wijaya.

Menurut Kapolres, miras itu sangat berbahaya, karena seolah-olah miras itu asli padahal ternyata campurannya hanya alkohol metanol 96% , air, Coca-Cola dan sprite.

“Bisa dibayangkan bila minuman ini diminum oleh orang akan sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif,” ujarnya.

Selain mengamankan AL, dari penggeledahan di TKP, polisi juga mengamankan barang bukti berupa berbagai peralatan dan sarana pembuatan miras oplosan dan puluhan botol hasil poduksi minuman beralkohol dengan merek impor seperti  Chivas Regal, Red Label, Captain Morgan, Smirnoff Dan Absolute Vodka.

Akibat perbuatannya, Tersangka AL dijerat Pasal 204 KUH Pidana, Junto Pasal 140 dan Pasal 86 UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dan Pasal 62 UU RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan