Wakapolda Jatim Hadiri Rakor BNPB

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Drs. Djamaludin bersama Pangdam V/Brawijaya mendampingi Gubernur Jawa Timur menghadiri Vidcon Rakor BNPB melalui Aplikasi Zoom di Gedung Grahadi Surabaya. Minggu, 10 Mei 2020

“Kegiatan Rakor BNPB ini terkait Progres Penanganan Covid – 19 dan Pelaksanaan PSBB di Propinsi Jawa Timur,” kata Brigjen Pol. Drs. Djamaludin.

Rakor dilaksanakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Zoom antara BNPB pusat dan Provinsi Jatim serta Kab/Kota Jajaran.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri, Sekda Prov. Jatim, Karo Ops Polda Jatim, Dirinterlkam Polda Jatim, Asintel Kasdam V/Brawijaya, Asops Kasdam V/Brawijaya, Aslog Kasdam V/Brawijaya, Aster Kasdam V/Brawijaya, Kapendam V/Brawijaya, Kalaksa BPBD Prov. Jatim, Kepala Bakesbangpol Prov. Jatim, Kadishub Prov. Jatim, Kadisnakertrans Prov. Jatim, Dirut RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Dir. RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, dan Karo Hukum Setda Prov. Jatim.

Dalam Rakor tersebut terdapat beberapa hal penting yang disampaikan diantarnya yakni ;

1. PSBB di wilayah Kota Surabaya, Kab. Sidoarjo dan Kab. Gresik akan diperpanjang hingga tanggal 25 Mei 2020 (PSBB Tahap II);

2. Malang Raya akan diajukan penetapan PSBB kepada Menteri Kesehatan;

3. Kodam V/Brawijaya telah mengerahkan sebanyak 11.200 personel yg tersebar di seluruh Wilayah Jatim.

4. Polda Jatim akan mendukung perpanjangan PSBB di Surabaya raya dan rencana pemberlakuan PSBB di Malang raya. Selama pelaksanaan PSBB Polda Jatim dan Jajaran telah melakukan beberapa upaya seperti:

– Pembangunan Check Point di 3 kab/kota.

– Patroli skala besar, penyuluha dan penyemprotan disinfektan.

– Razia pemberlakuanbjam malam.

– Pembatasan ibadah di tempat ibadah.

– Menyiapkan Bansos sebanyak10 ton beras masing-masing Polres dan 25 ton di Polda.

– Mengadakan dapur umum yang merupakan kerja sama antara Polri, TNI dan Pemprov.

5. BNBP pusat akan membantu Pemprov Jatim untuk mengusulkan PCR Kit kepada Menteri Kesehatan dan Rumah Sakit Rujukan dan RS tambahan kepada Menteri PUPR.

Tinggalkan Balasan