Densus 88 Antiteror Polri Tembak Terduga Teroris

oleh -

sergap TKP – SUKOHARJO

Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri menembak seorang terduga teroris berinisial IA alias MJI alias AJ (32), warga Mojosongo, Jebres, Solo. Jumat (10/7/2020).

Usai melumpuhkan terduga teroris,  aparat keamanan kemudian langsung membawa terduga teroris ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk mendapatkan perawatan medis atas lukanya.

Namun, diduga karena keterbatasan peralatan medis, terduga teroris selanjutnya dipindahkan ke Rumah Sakit Kariadi Semarang.

“Benar tadi ada yang dibawa oleh Densus dari Rumah Sakit Bhayangkara, masuk UGD tadi sekitar jam 7 malam,” kata salah seorang petugas medis di Rumah Sakit Kariadi.

MJI diduga terpaksa dilumpuhkan dibagian kakinya, lantaran berusaha melawan saat petugas melakukan penangkapan.

Penangkapan terhadap MJI itu, terjadi pada Jumat (10/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB, saat MJI sedang melintas di Jalan Lurik Ngruki, RT 05/RW 17, Desa Cemani, Grogol, Sukoharjodi Dukuh Ngruki Desa Cemani Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Usai penangkapan, sejumlah anggota kepolisian dan Densus 88 langsung membawa MJI ke rumah kontrakan di Ngruki, Desa Cemani. Mereka menggeledah rumah kontrakan hingga ke dalam kamar.

“Ada 7 barang bukti diamankan oleh petugas Densus 88. Di antaranya handphone, buku, dan flash disk,” ujar Ketua RT 01 RW 16 Desa Cemani, Moelyadi Mulyo Kusuma, kepada wartawan, Sabtu (11/7/2020).

Menurut Moelyadi, penggeledahan dilakukan pada Jumat sekitar pukul 19.00 WIB. Moelyadi mengaku saat itu dirinya diminta menjadi saksi penggeledahan yang berlangsung selama satu jam.

Moelyadi menjelaskan, di kontrakan tersebut, MJI tinggal bersama kedua orang tua dan kakak-adiknya sejak 2016.

“Kalau KTP-nya dia warga Kecamatan Jebres, Solo. Orangnya pendiam, sering main ke rumah di Solo. Kalau pekerjaanya saya tidak tahu,” pungkasnya.

Keterangan terpisah, Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung membenarkan adanya penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 di wilayah hukum Polres Sukoharjo, Jumat (10/7/2020) kemarin.

Kendati demikian, AKP Nanung tidak mengetahui terkiat kasus yang menimpanya.

Informasi sementara yang diperoleh sergapTKP.com, MJI merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penangkapan MJI ini, diduga juga terkait dengan aksi penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar beberapa waktu lalu.

Tinggalkan Balasan