Kepala Kemenkumham Kanwil Jatim Silaturahmi Ke Kapolda Jatim

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Kapolda Jawa timur, Irjen Pol. Dr. Mohammad Fadil Imran, M.Si, bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, beserta Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. Menerima silaturahmi dari Kepala Kemenkumham Kanwil Jatim, Krismono,, di selasar gedung Tribrata Mapolda Jatim. Selasa, (18/8/2020).

Kegiatan silaturahmi ini, dalam rangka koordinasi terkait penegakan hukum di lapas maupun rutan, sekaligus pemberantasan para pelaku narkoba di lingkungan rutan atau lapas di Jawa Timur.

Pada arahannya, Kepala Kemenkumham Kanwil Jatim menyampaikan bahwa saat ini tahanan di Jatim mengalami over kapasitas, baik di lapas maupun di Kantor Polisi. Dalam pandemi covid-19 ini Kakanwil kemenkumham Jatim mengatakah, bahwa ada kebijakan dari Kemenkumham pusat untuk membatasi jumlah tahanan yang masuk.

“Kita ada petunjuk – petunjuk khusus dari pusat berkaitan dengan penwrimaan tahanan, untuk sementara kami baru bisa menerima untuk tahanan A3 maupun yang memang sudah inkrah. Karena keterbatasan tempat isolasi kami, sehingga kami hanya bisa menerima terbatas sekali.” kata Krismono seusai silaturahmi dengan Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran.

“Kapasitas tahanan di seluruh Jawa timur hanya 12 ribu sekian, sedangkan isis saat ini sudah 25.200 sekian, sehingga terjadi over kapasitas kurang lebih 98 persen.” Imbuhnya

Sementara terkait over kapasitas tahanan di Kepolisian, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa memang benar, karena situasi pandemi ini menjadi perhatian bersama.

“Ada beberapa hal penitipan tahanan di penyidik kepolisisan khususnya Jawa Timur, ini ada beberapa hal yang perlu dicarikan solusinya, karena over kapasitasnya sudah hampir 100 persen, dari lapas se-Jawa Timur. Maka tentunya kita juga melihat kapasitas dari polda Jawa Timur.” terang Kombes Pol. Trunoyudo, Kabid Humas Polda Jatim.

Rutan Polda Jatim selama proses penyelidikan ini, untuk polda saja dari 200 jumlah kapasitas tanan, saat ini mencapai hampir 300 tanan.

“Kapasitas dari Polres dan Polsek jajaran juga beragam, bervariatif. Namun demikian, kembali pembicaraan menjadi suatu mencari solusi secara kordinatif terkait dengan levelnya, yang di terima di lapas itu adalah orang-orang yang memang sudah inkrah dari proses peradilan. Ini nanti perlu adanya program kordinasi dari criminal justice sistem.” tutur Kombes Pol. Trunoyudo.

Tinggalkan Balasan