Pasca Perusakan Rumah Warga, Polda Jatim Turunkan 2 SST Brimob

oleh -

sergap TKP – SITUBONDO

Pasca perusakan rumah warga di Desa Kayu Putih Kecamatan Panji, dan Desa Trebungan Kecamatan Mangaran yang diduga dilakukan oleh oknum massa perguruan Silat, Polda Jatim bergerak cepat dengan menurunkan tim dari Brimob dan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, situasi di lokasi saat ini telah relatif berangsur kondusif.

Kendati demikian, untuk mengantisipasi adanya keributan susulan, Polda Jatim telah mengirim sebanyak 2 SST atau Satuan Setingkat Kompi tim Brimob.

“Secara umum situasi sudah kondusif pasca kejadian tersebut. Polda Jatim melakukan back up dengan menurunkan personel 2 SST Brimob Polda Jatim ke lokasi dan beberapa unsur fungsi teknis kepolisian seperti reskrim umum Polda Jatim untuk melakukan pengungkapan kasus perusakan,” kata Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. Senin (10/8/2020).

Kabid Humas menerangkan, saat ini penyidik juga telah mengumpulkan bukti, Dan dalam waktu dekat, pihaknya akan segera mengungkap siapa pelaku dan dalang di balik aksi ini.

“Sementara ini penyidik sudah mengumpulkan alat bukti yang ada untuk mengungkap pelaku,” jelas Trunoyudo.

Trunoyudo berharap dan menghimbau agar semua pihak-pihak yang terkait untuk meredam kasus ini. Sehingga, kasus ini bisa ditangani oleh polisi dan pelaku bisa diserahkan ke polisi.

“Kami mengimbau lebih awal agar para stakeholder atau tokoh kelompok dapat meredam kasus tersebut dan menyerahkan para pelaku kepada Polres Situbondo,” lanjut Truno.

Kepada masyarakat, Truno mengimbau untuk tidak lagi takut. Karena, polisi akan berpatroli untuk mencegah terulangnya aksi ini.

“Fungsi Preventif Polres Situbondo juga telah menggelar Patroli dan pengamanan lokasi untuk memberikan rasa aman pasca kejadian tersebut. Kapolres, Dandim dan Bupati Situbondo terus melakukan koordinasi dalam rangka memberikan pengamanan dan pengungkapan kasus pengerusakan tersebut, dan hal ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan