Polda Jatim Membuka Posko Pengaduan Korban Fetis Kain Jarik

oleh -

sergapTKP – SURABAYA

Terkait kasus dugaan pelecehan seksual bungkus kain jarik, yang diduga dilakukan oleh oknum mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gilang. Polda Jatim saat ini telah membuka Posko layanan pengaduan. Senin (3/8/2020).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Khusus kasus fetis kain jarik oleh Polda Jawa Timur sudak dilakukan langkah-langkah sejak awal, Namun kita masih memiliki keterbatasan untuk adanya laporan pengaduan yang sah dari para saksi korban khususnya

“Maka dari itu kemarin kita sudah melakukan kalaborasi dengan Unair yang adanya posko pengaduan ini kemudian ada sekitar 15 orang sampai dengan kemarin yang mengadu namun masih sumir karena belum mencantumkan identitasnya,” kata Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Senin (3/8/2020).

Menurut Kabid Humas, Dalam hal ini, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim dan juga bersinergi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim membuka layanan posko untuk pengaduan secara langsung.

Posko pengaduan secara langsung ini, tentunya nanti akan memberikan nomor telepon (handphone) dan juga aplikasi di message atau whatsApp di nomor 082143578532.

“ini dalam rangka untuk memberikan suatu jalur khusus pengaduan sehingga bisa terlindungi dan bisa dirahasiakan khususnya dalam bentuk program perlindungan saksi awal dari penyidik, nanti akan kita koordinasikan dengan Komisi Perlindungan. Sejauh ini untuk konsumsi kasus masih kita lakukan penyelidikan, deliknya masih delik aduan,” ujar Kombes Pol Trunoyudo.

Kabid Humas juga menghimbau, agar para saksi korban untuk segera melapor sehingga kasus ini bisa segera dituntaskan.

“Jadi kita menghimbau dan mengharapkan kepada para saksi korban untuk segera melapor karena supaya tuntas. kejadian ini dapat diungkap dan kemudian untuk terduga juga kita belum melakukan langkah-langkah pemanggilan karena prosesnya masih penyidikan dan kita juga masih menunggu dari penyidik nanti,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan