Polres Tulungagung Launcing Aplikasi “Jogo Tulungagung Astuti”

oleh -

sergap TKP – TULUNGAGUNG

Guna mendukung implementasi program “Kampung Tangguh Semeru” dan “Jogo Jawa Timur”, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melauncing aplikasi berbasis android yang disebut “Jogo Tulungagung Astuti”.

Aplikasi “Jogo Tulungagung Astuti” merupakan aplikasi inovasi baru yang di gagas pertama kali oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, beberapa fitur yang tersedia diantaranya pengaduan masyarakat, berbagai layanan kepolisian, informasi warga, nomor-nomor telpon penting, lokasi-lokasi penting, dan terkait saber pungli. Sedangkan yang menjadi fitur utamanya yakni layanan panic button (tombol darurat).

“Banyak fitur yang tersedia di aplikasi tersebut, dan aplikasi ini bisa didownload melalui playstore secara gratis,” kata AKBP Eva Guna Pandia. Selasa (4/8/2020).

Seperti halnya fitur panic button ini bisa mengirimkan pesan darurat ke pihak kepolisian dengan cepat. Kapolres mencontohkan, ketika seseorang menekan tombol ini saat terjadi bencana alam, kebakaran, ataupun tindakan kejahatan, maka informasi ini langsung terkirim ke command center Polres Tulungagung.

Selanjutnya, dalam hitungan detik pesan tersebut akan direspon petugas yang bersiaga.

“Kemudian petugas akan mendatangi lokasi tersebut,” terang AKBP Eva Guna Pandia.

Masih menurut AKBP Pandia, aplikasi ini juga terhubung dengan Dispendukcapil, Google Map, dan aplikasi “Jogo Jawa Timur”. Hal ini untuk mengantisipasi keakuratan informasi dan lokasi.

“Jadi siapapun yang memanfaatkan aplikasi ini akan terdeteksi manakala memberikan informasi yang tidak benar atau hoak,” tuturnya.

AKBP Pandia menambahkan, pihaknya berharap aplikasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Tulungagung. Selain itu aplikasi ini bertujuan untuk mempercepat respons aparat polisi pada saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, dengan adanya aplikasi ini juga terbukti sangat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung.

Untuk diketahui,berdasarkan data Dinkes Tulungagung jumlah pasien Covid-19 terkonfirmasi ada sebanyak 259. dari jumlah tersebut, Isolasi 8, Dirawat 0, sembuh 248, Meninggal 3.

Sedangkan ODP (Orang Dalam Pantauan) Kumulatif : 1657 selesai di pantau : 1651, meninggal : 6, dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Kumulatif : 735 sembuh : 545, Meninggal : 190.

“Aplikasi ini juga memangkas birokrasi, agar keluhan masyarakat segera terlayani,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan