Polsek Mlati Ungkap Kasus Penipuan Dengan Modus Pengandaan Uang

oleh -

sergap TKP – SLEMAN

Aparat Polsek Mlati berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dengan modus bisa mengandakan uang, Hasil ungkap kasus tersebut, polisi mengamankan seorang residivis kasus yang sama berinisial SYD (50).

SYD merupakan residivis kasus yang sama dan keluar dari lembaga pemasyarakaran (Lapas) Cebongan, Sleman, pada 2015 silam.

Kapolsek Mlati, Kompol Hariyanto mengatakan, kasus ini terungkap setelah korban bernama Harim Bhava (48) warga Mesan, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman yang melaporkan telah ditipu oleh tersangka pelaku SYD, Kamis (27/9/2020).

Modus SYD yakni mengaku bisa menggandakan uang. Namun setelah menyerahkan uang hingga Rp335.750.000 ternyata SYD tidak bisa menggadakan uang, bahkan pelaku menghilang.

“Sadar menjadi korban penipuan, Harim Bhava kemudian melapor ke Polsek Mlati,” kata Kompol Hariyanto saat ungkap kasus di Mapolsek Mlati, Senin (21/9/2020).

Mendapat laporan tersebut, kami kemudian melakukan pengembangan penyelidikan dan dari hasil pengembangan penyelidikan akhirnya berhasil menangkap tersangka pelaku.

“Tersangka pelaku ditangkap di wilayah Yogyakarta,” ujar Kompol Hariyanto didampingi Kanit Reskrim Polsek Mlati, Sleman, Iptu Dwi Noor Cahyanto.

Kanit Reskrim Polsek Mlat menambahkan, masih mengembangkan kasus ini. Sebab dari hasil pemeriksaan SYD merupakan residivis kasus yang serupa pada tahun 2015 di wilayah hukum Ngemplak, dan setelah bebas juga telah melakukan perbuatan yang sama kepada beberapa korban di tempat lain wilayah hukum Sleman.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, SYD mengaku melakukan tindakan itu karena motif ekonomi. Uang yang didapat digunakan memenuhi kehidupan sehari-hari, foya-foya, karaoke dan ke tempat hiburan malam.

“SYD dalam kasus ini dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun kurungan penjara,” tegas Iptu Dwi Noor Cahyanto.

Tinggalkan Balasan