Ungkap Kasus Senpi Ilegal, Polresta Bandara Soekarno Hatta Tangkap Mantan Anggota Polisi

oleh -

sergap TKP – TANGGERANG

Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten berhasil mengungkap kasus pengiriman senjata api (senpi) rakitan ilegal.

Pengungkapan kasus itu, berawal dari pengembangan informasi PT Pos Indonesia terkait adanya pengiriman senpi ilegal dari Padang, Sumatera Barat dengan tujuan ke alamat di Pekan Baru, Riau.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan pengirim senpi rakitan ilegal berinisial ZI (35) dan menetapkan pria berinisial R dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Kita masih buru dan telah ditetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang_Red) pria berinisial R,” ujar Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Adi Ferdian Saputra di Mapolresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Selasa (27/10/2020).

Kapolresta mengatakan, DPO R adalah pihak pemesan senjata rakitan jenis revolver beserta aminisinya.

“R ini adalah pihak yang memesan senpi rakitan kepada ZI yang sudah kita ringkus dan diketahui sebagai mantan anggota polisi yang dipecat secara tidak hormat,” terang Kombes Pol Adi Ferdian Saputra.

Untuk diketahui, sebelumnya seorang Direktur dan polisi disersi berhasil diringkus Satreskrim Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Kedua tersangka berinisial SAS (65), seorang direktur perusahaan swasta di Makasar dan ZI (35)  seorang polisi yang telah dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) Polri atau disersi, ditangkap karena membawa juga memperjualbelikan senpi ilegal beserta amunisinya.

Selain kedua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya berupa satu pucuk senjata api jenis Revolver merk S and W dengan nomor senjata 74061 yang teregistrasi sebagai senjata organik Polri, empat butir peluru caliber 38 special, 50 butir amunisi peluru tajam, satu pucuk air gun dan satu pucuk senjata Revolver rakitan tanpa nomor senjata.

Tinggalkan Balasan