Bea Cukai Batam Gagalkan Upaya Penyelundupan 543,5 Gram Sabu

oleh -

sergap TKP – BATAM

Petugas Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dengan berat total 543,5 gram di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi M Rizki Baidillah mengatakan, Untuk mengelabuhi petugas, sabu tersebut dimasukan kedalam dubur dua pelaku berinisial S (40) dan SH (27), calon penumpang pesawat perjalanan Batam-Surabaya-Lombok.

“Masing masing sabu seberat 216,8 gram dan 326,7 gram, disembunyikan di dalam dubur dua pria yakni S  dan SH,” kata  M Rizki Baidillah, Senin (16/11/20).

Pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan informasi masyarakat yang berhasil dikembangkan dalam Operasi Laut Interdiksi Terpadu 2020, terkait akan adanya pengiriman narkotika jenis sabu yang dibawa oleh kurir dengan menggunakan pesawat.

“Mendalami informasi tersebut, tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai Batam kemudian melakukan operasi gabungan bersama,” ujar M Rizki Baidilah.

Selanjutnya, pada hari Jumat (13/11/20) sekitar pukul 07.00 WIB, berawal dari kecurigaan petugas terhadap seorang penumpang pria inisial S saat melewati pemeriksaan X-ray,  di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara Internasional Hang Nadim.

“Petugas memberikan beberapa pertanyaan pada S, namun penumpang tersebut memberikan jawaban yang kurang jelas,” terang Rizki.

Saat diperiksa, S diketahui bersama rekannya SH. Karena mencurigakan, keduanya kemudian dibawa petugas ke Hanggar Bea Cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Petugas Bea Cukai melakukan tes urine kepada kedua tersangka, dengan hasil kedua tersangka diketahui positif mengkonsumsi sabu dan sekitar pukul 08.20 WIB. Keduanya digiring ke RS Awal Bros untuk dilakukan scan radiologi dan hasilnya terlihat ada bungkusan di dalam dubur keduanya,” tuturnya.

Selanjutnya, dari hasil scan tersebut menunjukkan tersangka S menyimpan dua bungkus sabu, sedangkan tersangka SH menyimpan tiga bungkus sabu di duburnya.

“Atas temuan tersebut, Kedua tersangka dan barang bukti kemudian diserahkan ke Badan Narkotika Nasional untuk dilakukan pengembangan.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan