Jelang Jabat Kapolda Metro, Irjen Fadil Imran Latih Ketangkasan Menembak

oleh -
Irjen Pol Fadil Imran saat membidik sasaran di Lapangan Tembak Mapolda Jatim
Irjen Pol Fadil Imran saat membidik sasaran di Lapangan Tembak Mapolda Jatim

sergap TKP – SURABAYA

Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran nampak menikmati hari-hari terakhirnya di Mapolda Jatim sebelum melanjutkan dinasnya ke Ibukota dengan menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Nana Sujana.

Irjen Fadil Imran bahkan menyempatkan diri untuk mengasah ketangkasannya untuk membidik sasaran dengan menembak. Hal tersebut dilakukan jenderal bintang dua ini selepas ibadah sholat Dzuhur.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Jatim juga mengajak para awak media untuk turut serta ke Lapangan Tembak. Bahkan Fadil sempat berkelakar “Kalian sepertinya usir saya,” ujar Irjen Fadil, Selasa (17/11/2020).

Meski telah berusia lebih dari setengah abad kemampuan yang ditujukan Kapolda di Lapangan Tembak Mapolda Jatim dengan membidik sasaran secara tepat dan akurat nampaknya masih sangat terampil dan layak disebut jago.

Sembari memegang pistol jenis FN yang digunakannya untuk mengenai sasaran tembak Kapolda masih sempat bergurau kepada para awak media. “Masa Kapolda nggak bisa nembak,” gurau Kapolda.

Mantan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Mabes Polri ini mengaku sebenarnya sudah nyaman di Jatim dan cukup berat meninggalkan Polda Jatim meski baru enam bulan bertugas di Jatim. “Saya nyaman di Jatim. Berat meninggalkan Jatim,” ungkap Kapolda.

Namun mutasi jabatan merupakan suatu hal biasa dan wajar terjadi di lingkungan Polri. Ibukota sendiri juga tidak asing bagi Fadil Imran, bahkan sebagian besar karirnya cukup banyak dihabiskan di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Fadil sempat menjabat sebagai Kapolres KP3 Pelabuhan Tanjung Priok dan Kapolres Metro Jakarta Barat beberapa waktu silam. Dirinya juga sempat menangani kasus viral yakni dugaan chat mesum antara Rizieq Shihab dengan seorang wanita bernama Firza Husein saat dirinya menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Metro kala itu.

Di Jatim sendiri kepemimpinan alumnus Akpol angkatan 1991 ini begitu terasa. Salah satu gebrakannya adalah program Kampung Tangguh Semeru dan Tim Covid Hunter yang memburu para pelanggar protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19. Hal ini terbukti sukses dengan keluarnya Jatim dari zona merah Covid-19.

Tinggalkan Balasan