Polda Metro Jaya Ringkus 12 Pelaku Begal Motor, 3 Diantaranya Tewas Ditembak

oleh -

sergap TKP – JAKARTA

Polda Metro Jaya berhasil meringkus 12 orang pelaku begal sepeda motor, 2 diantaranya merupakan pelaku pembegalan terhadap anggota Marinir di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Nana Sudjana mengatakan, Dari 12 orang tersangka yang ditangkap itu, 3 orang pelaku di antaranya terpaksa ditembak hingga akhirnya pelaku tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

“Sebelumnya kan ada 10 tersangka, sekarang ada 12 orang tersangka kami tangkap sehingga totalnya ada 22 orang. Dari 12 orang yang baru ditangkap, tiga diantaranya melawan dan hendak merebut senjata tim khusus begal ini sehingga dilakukan tindakan tegas,” kata Irjen Pol. Nana Sudjana, Sabtu (7/11/2020).

Ketiga tersangka yang tewas tersebut masing-masing  berinisial RAF, FA, dan ADN.  Jenazah ketiga pelaku itu rencananya akan bakal dibawa pulang oleh pihak keluarga esok hari.

Sementara itu, dari hasil ungkap kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti puluhan handphone berbagai merek yang disita dari para pelaku dan penadah hasil curian.

“Dari hasil pengungkapan ini, ada 71 handphone berbagai jenis dan merek kami amankan, baik dari penadah maupun dari pelaku. Dari 12 pelaku ini memang sebagian orang lama, ada yang residivis, dan ada juga yang memang baru pertama kali,” ujar Irjen Pol. Nana Sudjana.

Kapolda menjelaskan, Modus pelaku, ungkapnya, beraksi berkelompok dua atau empat orang sambil mengendarai sepeda kotor saling berbincengan. Mereka berkeliling untuk mencari korbannya secara acak, mereka menguntitnya, dan merampas barang berharga korban.

“Pelaku begal kami kenakan pasal 363 KUHP dan atau pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sedangka untuk penadah dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” paparnya.

Kapolda juga  menambahkan, polisi tak bosan-bosannya menghimbau pada masyarakat saat berolahraga ataupun bersepeda untuk tidak sendirian, tapi berkelompok sambil tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Jangan membawa barang berharga dan jangan berolahraga ataupun bersepeda di malam hari di luar rumah agar tak menjadi korban kejahatan jalanan itu.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan