Warga Rungkut Mapan Barat Gelar Simulasi Pilwali Surabaya

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Guna mengajak masyarakat untuk tidak takut menggunakan hak pilihnya di tengah pandemi Covid-19. Warga RW VIII Rungkut Mapan Barat, Surabaya menggelar simulasi Pilwali Surabaya.

Simulasi yang dilakukan secara swadaya oleh warga setempat dengan menerapkan protokol kesehatan ini dihadiri pula Camat Gunung Anyar Maria Agustin Yuristina, Danramil 0831/05 Rungkut Mayor Suprianto, Kapolsek Rungkut AKP Hendry Ibnu Indarto, dan Komisioner KPU Surabaya Soeprayitno.

Camat Gunung Anyar, Maria Agustin juga mengucapkan terima kasih kepada warga setempat atas terselenggaranya kegiatan simulasi di wilayah yang memiliki 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni TPS 20, TPS 21, dan TPS 22 tersebut.

“Pilkda ini kita wajib melaksanakan protokol kesehatan. Mereka lebih dini melakukan kegiatan simulasi untuk mengantisipasi hal – hal yang wajib mereka lakukan terkait protokol kesehatan,” imbuh Maria Agustin, Sabtu (22/11/2020).

Senada dengan Camat Gunung Anyar, Komisioner KPU Surabaya, Supriyatno juga mengucapkan terima kasih kepada warga RT VIII Rungkut Mapan Barat serta Camat Gunung Anyar, Kapolsek Rungkut dan Danramil Rungkut.

“Pada prisipnya kami KPU Kota Surabaya mengucapkan banyak terima kasih kepada warga RW VIII Rungkut Mapan Barat berserta Ibu Camat Gunung Anyar, Pak Kapolsek Rungkut maupun Pak Danramil Rungkut,” ujar Supriyatno.

Supriyanto menjelaskan Pilwali Surabaya yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang akan menerapkan 12 hal baru di TPS. Hal ini termasuk penerapan protokol kesehatan dan penggunaan APD oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Yang mana diawali dengan pengukururan suhu tubuh pemilih dan harus cuci tangan, terus pemberian sarung tangan plastik pada pemilih, pengunaan sarung tangan latex atau sarung tangan karet untuk petugas KPPS berikut pelindung wajah ada hal – hal lain dalam hal ini APD yang di gunakan oleh petugas KPPS,” jelas Supriyatno.

Tinggalkan Balasan