Pastikan Kepatuhan Masyarakat, Satgas PPKM Jatim Terjunkan 1.667 Personil

oleh -

sergap TKP – SURABAYA

Satuan Tugas (Satgas) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan menerjunkan 1.667 personil guna melakukan patroli kepatuhan masyarakat di Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko merincikan 1.667 personil tersebut terdiri dari 837 personil dari Polda Jatim, 445 personil cadangan Polda Jatim, 335 personil TNI dan 492 personil instansi terkait lainnya.

Lebih lanjut Kabid Humas menjelaskan patroli PPKM ini akan menyasar ke sejumlah pusat kerumunan. “Kami akan lakukan patroli. Bagaimana penerapan masyarakat di lapangan. Kita akan cek tempat ibadah, pusat perbelanjaan, tempat hiburan,” kata Kombes Gatot di Mapolda Jatim Surabaya, Senin (11/1/2021).

Adapun sejumlah poin terkait PPKM ini dijelaskan oleh Gatot seperti diantaranya, pembatasan tempat kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75% dan work from office (WFO) sebanyak 25% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Di bidang pendidikan pembatasan ini terkait pelaksaan kegiatan belajar mengajar secara daring. Pada bidang kebutuhan pokok tetap dapat beroperasi penuh dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Restoran dengan pelayanan dine in atau makan/minum ditempat tetap diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 25%. Sedangkan layanan take away atau bawa pulang mengikuti jam operasional restoran.

Terkait pusat perbelanjaan tetap diizinkan beroperasi sampai pukul 19.00 WIB. Tempat ibadah juga tetap diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% dan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dalam pelaksanaan PPKM yang bakal berlaku di 11 kabupaten dan kota di Jatim ini kegiatan konstruksi juga tetap diizinkan beroperasi secara penuh dengan pengetatan penerapan protokol kesehatan.

Pihaknya juga telah menerapkan penyekatan titik pintu keluar masuk Surabaya, seperti di Bundaran Waru, Jembatan Suramadu dan Romo Kalisari. Selain itu Kampung Tangguh Semeru juga bakal diaktifkan kembali.

Tinggalkan Balasan