Edarkan Upal Dua Pria Ini Ditangkap Polsek Delitua

0

sergap TKP – MEDAN

Dua pelaku pengedar uang palsu (upal) senilai Rp 6,5 juta ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Delitua saat hendak mengedarkan uang palsu tersebut.

Kedua pelaku yang diketahui bernama Ahmat Anto (53), warga Jalan Jermal III dan Rahmat Efendi Sembiring (40), warga Desa Batu Mbelin, Kecamatan Namorambe ini ditangkap petugas dari dua lokasi berbeda.

Dijelaskan oleh Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayitna penangkapan kedunya bermula dari penagkapan tersangka Ahmat Anto di Jalan AH Nasution, Kelurahan Kwalabekala dengan barang bukti upal senilai Rp 4 juta.

Dari penangkapan itu petugas selanjutnya melakukan pengembangan dengan menangkap tersangka Rahmat yang hendak mengedarkan unag palsunya di mini market di Jalan Jamin Ginting. “Ahmat berhasil kita tangkap sebelum menggunakan uang palsunya. Dari tangan pelaku, kita menemukan uang palsu Rp 2,5 juta. Jadi total uang palsu dari keduanya Rp 6,5 juta,” ujar Kompol Wira.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa tersangka Ahmat Anto merupakan seorang residivis kasus yang sama usai diputus empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan pada 2010 silam. “Pelaku Ahmat Anto ini pemain lama, gak kapok juga meski sudah dihukum di pengadilan selama empat tahun,” kata Kapolsek.

Adapun rincian uang palsu yang disita dari kedua pelaku yakni, 14 lembar pecahan Rp 100.000, 102 lembar pecahan Rp 50.000, dua lembar Rp 20.000 dan 16 lembar pecahan Rp 10.000.

“Kedua pelaku dipersangkakan menyimpan, mengedarkan uang palsu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 Ayat 2 dan Ayat 3 UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara denda Rp 50 miliar,” pungkasnya.