Jelang Pilkada Serentak, Polda Jatim Lakukan Simulasi Sispamkota

0

sergap TKP – SURABAYA

Guna mengantisipasi adanya kemungkinan ricuh dalam perhelatan Pilkada serentak yang bakal berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang, Kepolisan Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) melakukan simulasi pengamanan melalui peragaan sistem pengamanan kota (Sispamkota).

Simulasi yang berlangsung di Kenjeran Park Surabaya tersebut dijelaskan oleh Karo Ops Polda Jatim Kombes Pol Heri Sitompul melibatkan setidaknya 800 orang personil. “Seluruhnya dari Polda Jatim seperti dari Sabhara dan Brimob. Ini pertama kali dilakukan di tahun 2017,” ujar Heri Sitompul, Kamis (23/11/2017).

Hal tersebut ditujukan untuk memastikan kesiapan personel dalam pesta politik di Jatim tersebut. “Latihan pengamanan ini untuk memastikan kesiapan personil dalam mengamankan pelaksanaan Pilkada dan menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur dari gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” papar Karo Ops.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan simulasi yang melibatkan para Kapolres jajaran tersebut juga melibatkan sejumlah stakeholeder seperti TNI dan tokoh-tokoh agama.

“Brimob dan sebagainya sudah kita latih. Dan skenario kecil yang sudah kita buat nanti di tahun 2018 awal itu akan kita latih dengan pelatihan melibatkan seluruh stakeholder yang memang punya kepentingan dalam pengamanan Pilkada. Bisanya TNI yang harus bergabung dengan POLRI. Kemudian yang kedua dengan para tokoh agama mungkin bisa dikolaborasikan menghadapi unjuk rasa tidak mesti harus Brimob turun,” ujar Machfud Arifin.

Dilibatkannya para tokoh agama tersebut dirasa perlu karena bisa dibilang cukup mampu meredam emosi masyarakat sehingga tidak lagi perlu dilakukan upaya bersenjata. “Kalau polisi nembak-nembak lagi kan gak harus dilakukan. Dengan himbauan untuk tidak anarkis ya tetap akan kita lakukan lebih dulu,” jelas Jenderal bintang dua tersebut.

Rencananya simulasi semacam ini bakal kembali dilaksanakan pada awal 2018 mendatang dengan mengambil lokasi obyek vital seperti Kantor DPRD atau di Gedung Grahadi.

“Nanti di bulan Januari 2018 simulasi kembali digelar dengan melibatkan personil lebih banyak dari seluruh jajaran Polda Jatim. Kita rencanakan simulasi ke depan bisa dilakukan di Gedung Negara Grahadi atau di kantor DPRD Jatim,” tutup Karo Ops.