Satreskrim Polrestabes Surabaya Amankan Dua Penadah STNK

0

sergap TKP – SURABAYA

Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua orang pelaku penadah STNK yang diduga merupakan hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Penangkapan kedua penadah itu sendiri bermula ketika petugas mengamankan tersangka HS (37), warga Jalan Dukuh Bulu Lontar, Surabaya yang kedapatan membawa satu unit sepeda motor Honda BeAT tanpa nomor polisi.

Dari situ petugas kemudian melakukan pengeledahan dan berhasil menemukan 9 lembar STNK berbeda, 13 buah plat nomor berbeda, Sebuah KTP dan SIM atas nama Yudi. Kepada petugas HS mengaku mendapatkan sepeda motor tersebut seharga Rp 2,3 juta melalui perantara tersangka AY (25), warga Petemon Kali, Kecamatan Sawahaan, Surabaya dengan komisi sebesar Rp 200 ribu.

Sedangkan plat nomor dan STNK yang berhasil diamankan petugas tersebut dibeli secara online melalui group Whatsapp dengan rentang harga mulai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu.

“Peran tersangka sebagai perantara. Mereka tergabung sebuah grup jual beli di facebook, dari situlah banyak orang yang mengupload/ memberitahukan kalau menemukan STNK. Kemudian tersangka membelinya dengan harga 100ribu. Lalu, tersangka menjual kembali STNK tersebut ke seseorang yang bisa jadi pelaku pencurian motor,” ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya I Dewa Gede Juliana.

Nantinya STNK dan plat nomor itu dipasangkan ke motor yang tidak memiliki kelengkapan atau hasil curian. Akibat perbuatannya tersebut tersangka dijerat pasal 480 KUHP jo pasal 363 KUHP, tentang perkara tindak pidana pertolongan jahat atau tadah juncto pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.