RS Tempat Setnov Dirawat Bantah Pernyataan KPK

oleh

sergap TKP – JAKARTA

Rumah Sakit (RS) Medika Permata Hijau tempat terdakawa kasus dugaan korupsi mega korupsi e-KTP pernah dirawat pasca kecelakaan tunggal yang dialaminya bersama Hilman Mattauch pada Kamis, (16/11/2017) silam membantah pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Setnov yang akan membooking satu lantai ruang VIP.

“Saya yakini saya melihat data-data pasien yang tengah dirawat terdapat tiga orang di lantai tiga. Jadi lantai tiga ruang rawat seluruhnya nggak hanya Setnov saja ya, tetapi ada pasien lain,” kata pejabat Humas RS Medika, Romi Sukardi, Kamis (11/1/2018).

Namun dirinya mengaku tidak tahu-menahu soal mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut langsung dirawat ruang VIP tanpa melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) pasca mengalami kecelakaan. “Saya saat itu sudah pulang ya. Jadi saya tidak tahu juga,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya salah seorang dokter dari rumah sakit tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK bersama mantan kuasa hukum Setnov, berinisial FY atas dugaan merintangi penyidikan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan yang menyebut FY telah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak RS pasca kecelakaan tersebut terjadi.

“Malam hari ada informasi mobil SN kecelakaan dan dibawa ke RS Permata Hijau. Di RS, meski kecelakaan SN tidak dibawa ke IGD, tapi langsung ke rawat inap VIP. Sebelum dirawat FY diduga sudah datang lebih dulu untuk koordinasi dengan pihak RS,” ujar Basaria Pandjaitan di Gedung KPK pada Kamis, (10/1) kemarin.

Tinggalkan Balasan