KPK Tahan Wali Kota Malang

oleh

sergap TKP – JAKARTA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya secara resmi menahan Wali Kota Malang Mochammad Anton.

Anton ditahan usai diperiksa sebagai tersangka dalam kasus suap pembahasan APBD Perubahan Pemerintah Kota Malang tahun anggaran 2015.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, penahanan Mochammad Anton dalam rangka untuk memudahkan penyidikan.

“Dia ditahan di Rumah Tahanan Rutan Guntur,” kata Febri. Selasa (27/3/2018).

Selain Anton, dalam kasus yang sama KPK juga menahan enam anggota DPRD Kota Malang yang sebalumnya juga diperiksa sebagai tersangka.

Keenam anggota DPRD Kota Malang tersebut yakni, Ya’qud Ananda Gudban, Heri Pudji Utami, Abdul Rachman, Hery Subiantono, Rahayu Sugiarti, dan Sukarno.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka dugaan kasus korupsi massal APBD Perubahan Kota Malang 2015. Wali Kota Malang nonaktif M Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang adalah para tersangka baru.

Sedangkan tiga lainnya yang lebih dulu jadi tersangka adalah Hendarwan Maruszaman selaku rekanan. Ketua DPRD Kota Malang saat itu M Arif Wicaksono dan Jarot Edy Sulistyono selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Malang saat itu.

Tinggalkan Balasan