Deklarasi Pilkada Damai Forkompimda Jatim

0

sergap TKP – SURABAYA

Jelang gelaran pesta politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman turut serta dalam dalam deklarasi Pilkada damai yang dipimpin Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito bersama Ketua Bawaslu Jatim, M Amin, dan perwakilan Parpol dari DPD dan DPW di Jawa Timur.

Atas hal tersebut Ketua KPU Jatim Eko Sasmito mengaku sangat mengapresiasi upaya keduanya. “Kami sangat mengapresiasi upaya Kapolda dan Pangdam untuk melakukan deklarasi Pilkada damai dengan melibatkan Parpol peserta pemilu. Harapannya agar Pilkada bisa dilaksanakan tanpa kekerasan dan hiruk pikuk di tingkat masa, bisa dilaksanakan dengan damai dan kondusif,” ucap Eko Sasmito di Mapolda Jatim, (25/4).

Selain itu ia juga mengimbau seluruh pihak baik dari Parpol, Tim sukses, dan masyarakat Jatim bisa turut berperan dalam mensukseskan Pilkada Jatim dengan mengikuti aturan pelaksanaan Pilkada. “Kita ikuti aturan dengan gembira. Ini biasa. Pemilu ini terusĀ  dilakukan lima tahun mendatang. Harapannya masyarakat sadar akan kegiatan Pilkada yang baik untuk mencari pemimpin yang diinginkan masyarakat,” tuturnya.

Tidak hanya itu pihaknya juga telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) serta masih menjalankan tahapan kampanye masing-masing Paslon. Sedangkan untuk jadwal debat publik masih akan berlangsung selama dua kali yakni tanggal 8 Mei dan 23 Juni. “Semoga bisa jalankan dengan baik. Saat ini Paslon juga tidak ciptakan suasana tegang. Dengan cara Jatim guyub rukun,” ujarnya.

Sementara itu Kapolda Jatim juga menambahkan bahwa dengan adanya deklarasi pihaknya mengajak seluruh elemen untuk mengawal Pilkada yang aman dan damai. “Kita sambut pesta demokrasi ini dengan kegembiraan bukan dengan ketakutan. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan di tingkat provinsi hingga desa,” ujarnya.

Kapolda juga mengimbau agar masyarakat dapat bepikir dengan jernih dan tidak terprovokasi. “jangan memprovokasi. Sehingga makin dewasa sehingga pada gilirannya waktunya nyoblos, terpilih pemimpin yang diharapkan masyarakat,” tukasnya.