Polrestabes Surabaya Ungkap Kecurangan UNBK

0
(Ilustrasi UNBK)
(Ilustrasi UNBK)

sergap TKP – SURABAYA

Kasus kecurangan dalam Ujian Nasional kembali terulang di tahun 2018 ini. Kendati saat ini UN telah dikemas melalui sarana teknologi berbasis komputer (UNBK) kecurangan tetap saja terjadi. Salah satunya adalah kecurangan yang berhasil diungkap oleh Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes).

Dalam pengungkapan kasus tersebut Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus pencurian soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) di kawasan Surabaya Utara.

“Pelakunya berinisial IM, usia 38 tahun, dan TH, usia 45 tahun, keduanya warga Kota Surabaya. Sudah kami tetapkan tersangka sejak dua hari yang lalu,” ujar Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan.

Kedua pelaku ini ternyata merupakan karyawan SMP dimana soal-soal UNBK tersebut dicuri. “IM adalah teknisi di sekolah itu, sedangkan TH adalah staf Tata Usaha,” beber Kapolres.

Kasus ini sendiri berhasil diungkap setelah adanya informasi terkait kebocoran soal UNBK tingkat SMP di sebuah lembaga bimbingan belajar yang berlokasi di daerah Jolotundo, Surabaya.

“Soal-soal UNBK itu oleh tersangka dipotret. Lalu dikirim melalui pesan Whatsapp yang kemudian didistribusikan kepada siswa-siswa di lembaga bimbingan belajar kawasan Jalan Jolotundo, Surabaya,” ujarnya.

Alhasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh Polrestabes Surabaya tersebut pihaknya berhasil mendapati nomor telepon salah seorang pengirim pesan tersebut yang ternyata saat didalami diketahui bahwa nomor tersebut adalah milik tersangka IM.

Hal tersebut juga diakui tersangka yang baru setahun menjadi teknisi tersebut, dilakukannya tiga hari sebelum pelaksanaan UNBK atau tepatnya pada 20 April dengan cara membobol 5 unit komputer siswa yang berada di ruang laboratorium komputer setelah memperoleh alamat identitas personal (IP Address) dari tersangka TH.

“Dengan IP Adress itu, IM dapat mengakses soal-soal UNBK yang akan diujikan dari 5 unit komputer siswa yang terletak di ruang laboratorium komputer. Tersangka IM dengan leluasa mengakses dan memotret soal-soal UNBK tersebut dari sebuah komputer yang berlokasi di ruang Laboratorium IPA,” ujar Rudi Setiawan.