Operasi Cipta Kondisi, Polrestabes Surabaya Ungkap 40 Kasus

oleh

sergap TKP – SURABAYA

Sebanyak 40 kasus berhasil diungkap aparat Kepolisan Resor Kota Surabaya beserta Polsek jajaran dalam rangka cipta kondisi jelang perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang.

Dari pengungkapan tersebut sebanyak 65 orang tersangka juga turut diamankan dalam operasi mandiri kewilayahan yang menekankan angka kejahatan tiga C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Bahwa kita telah melakukan operasi terhadap pelaku pelaku tindak kejahatan yang dijalanan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk cipta kondisi sebelum pelaksanaan Asian Games,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Senin (9/7/2018).

Orang nomor satu di Mapolrestabes Surabaya tersebut mengaku kendati penyelagaraan Asian Games 2018 ini bukan di wilayahnya melainkan di Jakarta-Palembang, cipta kondisi tetap harus dilakukan, karena hal tersebut berdasarkan instruksi Kapolri. “Supaya keadaan di Kota Surabaya itu stabil, dan akan berdampak pada Kota-Kota penyelenggara di tempat yang lainnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Rudi mengungkapkan total sudah ada sebanyak¬†487 orang diamankan dalam kasus premanisme, kemudian enam kasus curanmor, curas sebanyak 20 kasus, dan curat ada 14 kasus. “Curas ini cukup tinggi, terutama perampasan dan jambret di jalan,” ungkapnya.

Guna mengantisipasi hal tersebut pihaknya juga telah mengandeng sejumlah instansi terkait sampai ke kalangan masyarakat juga turut dilibatkan dalam upaya mencegah kejahatan jalanan yang selama ini meresahkan masyarakat. “Kita bekerjasama dengan stakeholder yang lain, seperti masyarakat, kemudian FKPM, Karang Taruna dan sebagainya,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat kota Pahlawan untuk selalu waspada dan memperhatikan keamanan diri sendiri dan barang bawaan dengan tidak memakai barang barang berharga dan mencolok seperti perhiasan. “Itu sebagai upaya prefentif kita untuk melindungi masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan