Polda Jatim Gelar MoU dengan BRI

0

sergap TKP – SURABAYA

Kemudahan bagi anggota dan ASN Polri untuk memiliki rumah idaman nampaknya akan segera terwujud melalui memorandum of understanding (MoU) yang dilakukan antara Polda Jatim dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) terkait pembiayaan pembangunan perumahan bagi anggota Polri dan ASN Polri.

Dijelaskan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, MoU ini juga dilakukan dalam rangka meningkatkan kerja sama yang sudah lama terjalin antara Polri dengan pihak BRI. “Hari ini BRI membuktikan dukungannya kepada kebijakan Kapolri, kebijakan pemerintah, memberikan kemudahan dalam perolehan perumahan bagi anggota,” ujar usai penandatanganan MoU di Ballroom 3 Hotel Sheraton, Surabaya, Kamis (9/8/2018).

Sementara itu dalam sambutannya Kepala Kanwil BRI Surabaya, Yana Supriyana mengatakan berterima kasih kepada Polri yang berupaya mensukseskan program pemerintah, dan  BRI  berkontribusi membiayai pembangunan perumahan untuk anggota Polri dan ASN.

Untuk itu dirinya berharap agar program ini bisa disinergikan antara para pimpinan cabang dengan Kapolres jajaran Polda Jatim. “Saya berharap rekan-rekan pimpinan cabang BRI bersinergi dengan para Kapolres untuk menjalin kerja sama guna menghasilkan hal-hal yang bersifat positif,” imbaunya.

Selain itu Kapolda juga mengungkapkan hal tersebut juga tidak menutup kemungkinan Polri juga akan bekerja sama dengan bank-bank lain selain BRI yang lebih menguntungkan Polri.

Tidak hanya itu saat ini Polri telah membentuk Satgas Perumahan, sebab banyak sekali anggota Polri yang tidak tercukupi dalam bidang perumahan sehingga melalui dukungan dari BRI dan REI (Real Estate Indonesia) bisa cukup memudahkan anggota Polri.

“Pada prinsipnya perumahan yang akan dibangun jangan terlalu jauh dan disediakan fasilatas umum yang memadai, para Kapolres saya harapkan calon penghuni perumahan dimaksud tidak harus seluruhnya anggota polri biar berbeda suasananya dengan asrama Polri,” ungkap Machfud Arifin.

Selain itu Jenderal polisi dengan dua bintang dipundaknya tersebut juga meminta para Kapolres untuk bisa memberi pengertian kepada anggota bahwa investasi perumahan lebih baik dibandingkan dengan kebutuhan konsumtif lainnya.