Polda Jatim Ringkus Komplotan Pemalsu Dokumen

oleh

sergap TKP – SURABAYA 

Subdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur berhasil meringkus dua komplotan pemalsu dokumen atas nama Nanang Heri (54) warga Nganjuk dan Priyo Hendratno (44) warga Nganjuk.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menjelaskan dokumen yang dipalsu oleh kedua pria yang umumnya seperti KTP, Kartu Keluarga, Sertifikat tanah, NPWP, dan beberapa dokumen penting.

Dokumen tersebut digunakan oleh pelaku untuk pengajuan kredit melalui bank yang ada di Kediri dan Nganjuk. “Jadi mereka menawarkan mereka untuk membuat dokumen yang memang dibutuhkan untuk pengajuan kredit,” jelasnya, Senin (25/2/2019).

Aksi yang telah dilakukan selama tiga tahun tersebut dilakukan dengan berbekal laptop dan alat scan. Bahkan hingga saat ini setidaknya Sudah ada ribuan dokumen yang dipalsu oleh komplotan ini.

Untuk keuntungannya sendiri cukup beragam, dimana pelaku yang telah memalsukan dokumen yang digunakan untuk mengajukan kredit tersebut meminta pembagian sebesar 5 persen dari nilai pinjaman.

“Jika kelengkapan lainnya yang kurang pelaku ini melakukannya untuk melengkapi. Selama itu pelaku ini mendapatkan bayaran sebesar 5 persen dari hasil pinjaman,” jelas AKBP Leonard.

Sementara itu, Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini juga menerangkan bahwa kedua pelaku ini yakni sebagai pencetak dokumen palsu dan makelar. “Keahlian saya mendesign saya manfaatkan untuk membuat dokumen palsu ini,” Aku tersangka Priyo.

Kini untuk mempertanggungjawaban perbuatannya tersebut kedua pelaku ini terancam dijerat dengan pasal 263 KUHP jo pasal 94, 96, 96 A UU Nomor 24 tahun 2013 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan dengan ancaman hukuman pidana penjara hingga enam tahun.

Tinggalkan Balasan