Ditresnarkoba Polda Jatim Tembak Mati Kurir Sabu Jaringan Malaysia

oleh

sergap TKP – SURABAYA

Seorang kurir narkotika jenis sabu jaringan Malaysia berinisial YP (34), warga asal Sidoarjo meregang nyawa setelah ditembak mati oleh aparat Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim.

Yang bersangkutan terpaksa ditembak mati petugas lantaran mencoba melawan saat hendak diamankan di Bangkalan, Madura kemarin Minggu (10/3/2019).

“Pelaku ini merupakan kurir jaringan Malaysia. Masih ada kaitan dengan yang ditangkap BNNP Jatim beberapa waktu lalu. Tersangka ini ditangkap kemarin dengan barang bukti sabu estimasi 5 kilogram,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera bersama Karumkit Kombes Pol Prima Heru dan Wadir Narkoba, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif, Senin (11/3/2019).

Lebih lanjut Barung menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan yang cukup lama. “Petugas sudah melakukan pembuntutan cukup lama sampai di Jakarta. Hingga kemarin tanggal 10 Maret, pelaku berhasil ditangkap dan karena melakukan perlawanan dan terpaksa harus dilumpuhkan,” jelasnya.

Sementara itu ditambahkan oleh AKBP Teddy Suhendyawan bahwa narkoba tersebut diperoleh dari Serawak Malaysia oleh mr. Kim yang kemudian dikirim melalui Jakarta sebelum dilanjutkan melalui jalur darat kewilayah Jawa Timur.

“Pengungkapan kasus itu, dari hasil penangkapan beberapa WNA asal Malaysia yang sebelumnya menjadi kurir dan berhasil ditangkap. Karena beberapa kali gagal menggunakan kurir WNA, maka Mr Kim ini menyuruh orang kepercayaannya, YP untuk mengirimkan sabu ke Madura,” ujarnya.

Naas, YS justru tertangkap dan terpaksa dilumpuhkan. Sementara itu disita pula barang bukti 5 kg sabu. “5 kg ini setara uang 5 miliar. Intinya kami bisa menyelamatkan sebanyak 50 ribu jiwa,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan