sergap TKP – JAKARTA
Satgas Operasi Tinombala sekitar pukul 09.15 Wita menembak mati seorang anggota teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.
Terkait tewasnya salah satu anggota kelompok radikal jaringan Santoso tersebut, dibenarkan oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul.
“Iya benar (ada penembakan),” kata Kombes Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/9/2016).
Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, kontak tersebut mengakibatkan seorang anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) tewas seketika. Peluru tersebut menerjang kepalanya.
“Ada yang meninggal atas nama Subron,” ujar Martinus.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun sergap TKP. Subron, tewas setelah terlibat kontak senjata dengan Satgas Operasi Tinombala di Perkebunan Tombua, Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan.
Awalnya Subron, sempat lolos ketika tim Operasi Tinombala menangkap Basri alias Bagong dan istri tangan kanan Santoso, Nurmi Usman alias Oma pada Rabu 14 September 2016.







