sergap TKP – MEDAN
Edison alias Marulam (40) warga Jalan Pasar V Marelan harus meregang nyawa setelah punggungnya diterjang timah panas setelah melakukan perlawanan dan mencoba kabur dari petugas, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia.
Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan kejadian tersebut berawal saat pelaku yang terlibat dalam 15 pencurian di lokasi berbeda ini dibekuk petugas.
“Tersangka melakukan perlawanan saat dibekuk. Ia menabrakkan mobilnya ke mobil petugas, dan berusaha melarikan diri,” ujar Kapolsek, Minggu (20/11/2016).
Namun saat itu usaha tersangka tidak berjalan dengan mulus sehingga akhirnya petugas berhasil membekuknya. Petugas juga berhasil menyita barang bukti berupa Mobil Toyota Avanza hitam plat B 1274 BRK, satu unit Airsoft GunHitam jenis Barreta delapan unit Jam Tangan bermerek, uang tunai Rp 2.850.000, 11 lembar mata uang Asing handphone, tas dan sejumlah barang berharga lainnya.
Dari penangkapan tersebut petugas kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka Joko di Tanah Garapan Hamparan Perak.
“Pada saat melakukan pengembangan, pelaku kembali melakukan perlawanan kepada petugas dengan melepas borgol dan menyikut pipi kiri Bripka Gomgom Sarwedi Simanjuntak kemudian pelaku melarikan diri sehingga tim melakukan penembakan terarah ke bagian punggung tembus ke dada kanan pelaku,” jelas Kompol Hendra.
Tersangka yang kemudian terjatuh karena tembakan petugas kemudian langsung dilarikan ke RS Bhayangkara. Namun naas tersangka terlebih dahulu meregang nyawa sebelum menerima perawatan medis dari rumah sakit.






