sergap TKP – BEKASI
Im (19) dan M (24), dua dari lima orang anggota komplotan begal terpaksa ditembak mati oleh petugas Polsek Medan Satria lantaran melakukan perlawan saat hendak diamankan petugas.
“Kami terpaksa menembak mati, karena sempat terjadi kontak senjata dengan para tersangka. Dari lima anggota mereka, dua ditembak mati dan satu dilumpuhkan kakinya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Satria, AKP Wahid, Minggu (12/2/2017).
Dari situ petugas kemudian juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya tiga senjata api rakitan, enam peluru calliber 38, lima selongsong peluru call 38, lima peluru calliber 9, tiga set kunci letter ‘T’, satu cutter, golok, kunci pas, obeng, satu set kunci L dompet, tas kecil berisi HP dan lima sepeda motor matik jenis Honda Beat.
Lebih lanjut, AKP Wahid menjelaskan penembakan tersebut berawal saat pihaknya menangkap seorang begal berinisial WS (23) di Sentra Kuliner Meli Melo Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menemukan tempat persembunyian para begal tersebut. Selanjutnya petugas kemudian mencoba mendekati kelima tersangka yang berboncengan tiga sepeda motor.
“Namun kawanan itu melawan. Berupaya kabur, mereka mengeluarkan senjata tajam dan senjata api. Ada yang mengacungkan golok, ada yang melepas tembakan ke petugas hingga terjadi saling tembak dengan petugas,” terang Kanit.






