sergap TKP – JAKARTA
Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan Miko, terduga pelaku penyiraman air keras akhirnya kembali dilepas pihak kepolisian. Hal ini dilakukan karena yang bersangkutan tidak terbukti terlibat dalam penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. “Setelah kami cek, tak ada hubungannya. Nggak ditemukan hubungan antara Miko ini dengan kasus Novel,” ujarnya, Jumat (19/5/2017).
Penyidik sendiri telah menelurusi alibi yang diutarakan Miko yang mengaku saat kejadian tersebut sedang berada di Bandung dengan melakukan pengecekan. “Sudah dibuktikan dengan CDR, kesaksian di lingkungannya, dia nggak pernah ke Jakarta. Jadi mau gimana?,” ungkap Argo.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan setelah munculnya pengakuan di jejaring sosial Youtube tentang perlakuan tidak baik yang diterimanya saat diperiksa penyidik KPK dalam kasus suap Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar yang turut menyeret Muchtar Effendy yang tidak lain merupakan paman Miko.
Miko sendiri mengaku mengunggah video tersebut lantaran merasa berdosa kepada keluarganya. “Dia itu merasa sakit hati, merasa berdosa sama keluarganya akhirnya ngomong di Youtube,” beber Kabid Humas.






