sergap TKP – SURABAYA
Guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang marak terjadi di Jalan A Yani, Surabaya. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya membentuk ‘Tim Hoofberau Cegah Lantas’ (HCL) yang ditempatkan di posko Pelayanan Kecelakaan Terpadu yang bertempat di Jalan A Yani.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Negara Siregar menjelaskan ditempatkanya 12 orang anggota di Jalan A Yani tersebut berdasarkan hasil identifikasi yang menunjukan bahwa Jalan A Yani menempati posisi jalan dengan angka kecelakaan tertinggi di Surabaya.
“Dengan adanya Tim HCL ini, kami melakukan kegiatan-kegiatan himbauan tertib lalu lintas di Jalan A Yani, dengan harapan kejadian laka lantas bisa turun sekitar 80 atau bahkan 90 persen dari jumlah kejadian laka lantas di jalan ini,” ujar Kasat Lantas, Kamis (13/7/2017).
Untuk itu Kasat Lantas telah menyampaikan lima poin sebagai berikut :
1. Mengkampanyekan keselamatan yang meliputi pemberian brosur, penerangan di simpul-simpul jalan tertentu, dan memberikan kegiatan yang mempublikasikan keselamatan lalu lintas;
2. Meningkatkan atau memaksimalkan patroli di jalan A Yani dengan cara mencari pelanggaran lalu lintas yang bisa menimbulkan fatalitas kecelakaan;
3. Tidak atau kurang menggunakan alat keselamatan helm dan sabuk keselamatan;
4. Pelanggaran boncengan tiga apabila kecelakaan menimbulkan fatalitas;
5. Pengguna jalan roda dua dan roda empat yang tidak memprioritaskan pejalan kaki dan pengguna sepeda.
“Lima hal itulah yang menjadi focus Tim HCL yang langsung bergerak ke TKP mencegah adanya laka lantas,” papar Adewira.
Ia juga menambahkan nantinya HCL tidak akan bertempat di wilayah A Yani saja, tapi bisa berpindah ke lokasi lain sesuai dengan identifikasi yang dilakukan pihaknya. “Nantinya apabila sesuai target, kami akan pindah tim ke tempat lain. Dan tim ini akan bergerak terus sesuai hasil identifikasi kami,” tandasnya.






