sergap TKP – JAKARTA
Pelaku pemasangan bendera Islamic state of Iraq and Syria (ISIS) di depan pagar Mapolsek Kebayoran Lama Jakarta Selatan (Jaksel) akhirnya berhasil ditangkap.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rikwanto menjelaskan pelaku pemasangan bendera ISIS tersebut merupakan seorang pemuda berinisial GOH (20), warga Pondok Pinang, Kebayoran Lama.
“Yang bersangkutan ditangkap pada 7 Juli 2017 sekitar pukul 21.00 WIB,” ucap Brigjen Pol Rikwanto, Minggu (9/7/2017).
Menurut pelaku pemasangan bendera tersebut merupakan bentuk peringatan terhadap petugas. “Yang bersangkutan memasang sendiri bendera ISIS tersebut di Mapolsek Kebayoran Lama, dengan kemudian meletakkan surat ancaman yang sudah dibuat sebelumnya di rumah,” imbuh Rikwanto.
Seperti diketahui sebelumnya peugas kepolisian mendapati benda mirip bendera ISIS yang dipasang oleh orang tak dikenal di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2017) lalu.
Selain bendera tersebut petugas juga menyita sebuah surat ancaman yang ditulis di kerta karton warna kuning yang disimpan dalam botol bekas air mineral berbunyi sebagi berikut :
“Wahai para Anshor Thogut Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatulloh, bertaubatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat, Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di barisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76) berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (Para Muwahidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yg dibawa dan diajarkan oleh Rosul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Dan ketahuilah kami akan terus meneror kalian sebagaimana kalian meneror kami (para muwahidin) dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso. Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala pancasila yg kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yang mana adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) dia tas pedang-pedang kami, khilafah islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak ditanah air ini Insya Allah Biidznillah,” tulis pelaku dalam suratnya.








